Incinews.net
Minggu, 18 Januari 2026, 08.29 WIB
Last Updated 2026-02-07T10:41:00Z
Dinas Pendidikan NTBKecamatan Paradomakan Gizi Gratis'MBG

Hak Siswa Dilanggar: Distribusi MBG di Desa Kuta Diduga Tak Sesuai Data

(Gambar: Ilustrasi)

Incinews.net | Kab. Bima— Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Parado, Desa Kuta, menuai komplain serius dari guru dan perwakilan siswa. Program unggulan pemerintah pusat ini dinilai amburadul dalam pendataan dan distribusi, hingga merugikan peserta didik.

Informasi yang dihimpun Incinews.net menyebutkan, komplain dipicu oleh ketidaksesuaian jatah MBG yang diterima siswa di salah satu lembaga pendidikan. Sedikitnya 38 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Khairiyah Desa Kuta dilaporkan tidak terakomodasi secara utuh dalam pendistribusian MBG.

“Masalah ini sudah dikomplain langsung oleh guru dan kepala sekolah, karena jumlah siswa tidak sesuai dengan jatah MBG yang disalurkan,” ungkap seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya, Jumat (16/1/2026) lalu.

Program MBG yang mulai berjalan sejak Rabu, 14 Januari 2026, justru langsung memicu polemik dan sorotan publik. Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius terkait akurasi data, mekanisme distribusi, serta fungsi pengawasan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan program nasional tersebut di tingkat desa.

Ironisnya, hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola MBG belum memberikan klarifikasi resmi. Sementara itu, warga menyebut telah terjadi koordinasi intens antara pihak sekolah dan pelaksana MBG, namun belum menghasilkan solusi konkret bagi siswa yang terabaikan.

Publik mendesak agar instansi terkait tidak sekadar menjalankan program secara seremonial, melainkan memastikan hak siswa benar-benar terpenuhi. Jika lemahnya pengawasan ini terus dibiarkan, MBG berpotensi berubah dari program pro-rakyat menjadi sumber persoalan baru di lapangan.