Incinews.net | Kab. Bima. Capaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2025 di wilayah Kecamatan Parado masih berada di bawah target. Pemerintah Kecamatan Parado menyampaikan sejumlah keterangan kepada media ini pada Senin (26/1/2026) lalu.
Sesuai data yang tercatat di pemerintah kecamatan, realisasi penerimaan PBB dari lima desa di wilayah Parado menunjukkan bahwa Desa Parado Rato berada di peringkat tertinggi dibanding desa lainnya.
Besaran capaian pajak tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya luas wilayah, sebaran jumlah penduduk, serta efektivitas pembayaran dari para wajib pajak.
Kepala Desa Lere, Dahlan, S.H., menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan pemungutan PBB, petugas di lapangan masih menghadapi kendala geografis dan administrasi kewilayahan.
“Misalnya So Dafa itu masuk wilayah administrasi Desa Lere, tetapi wajib pajaknya masih banyak bermukim di Desa Parado Rato,” terang Dahlan.
Ia menambahkan, sepanjang tahun 2025 Pemerintah Desa Lere juga mendapatkan pendampingan langsung dalam proses pemungutan pajak. Pendampingan tersebut dinilai berdampak pada adanya peningkatan capaian pajak dibanding tahun sebelumnya.
Menurutnya, penertiban kembali administrasi kewilayahan menjadi langkah penting guna mempermudah proses pemungutan serta mendorong peningkatan capaian pajak ke depan.
Secara keseluruhan, dari target pokok pajak sebesar Rp 372.375.675, data Kecamatan Parado mencatat realisasi penerimaan hingga akhir 2025 sebesar Rp 32.378.504 atau setara 24,45 persen dari target yang ditetapkan. (Tim)
