Incinews.net. Kota Bima. Ulama kharismatik asal Bima, KH Muhammad Hasan, B.A., wafat pada Sabtu pagi, 24 Januari 2026, di kediamannya di Kampung Salama, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat. Almarhum merupakan ayah dari mantan Ketua Mahkamah Konstitusi RI periode 2012–2015, Dr. Hamdan Zoelva, S.H., M.H.
Informasi yang dihimpun media ini, Kabar duka tersebut bermula disampaikan oleh putra bungsu almarhum, Fathurrahman ZM, SHI. Sementara putra tertuanya, Prof. Dr. Ahmad Thib Raya, M.A., dikabarkan saat ini tengah dalam perjalanan ke Bima.
KH Muhammad Hasan wafat dengan tenang pada usia 105 tahun. Sejumlah anak almarhum yang berada di luar daerah tidak sempat menyaksikan langsung detik-detik kepergiannya. Istri almarhum, Hj. Zainab H. Yakub, lebih dahulu wafat pada 27 Juli 2021 lalu.
Almarhum lahir di Parado, Kabupaten Bima, pada 31 Desember 1921. Hingga akhir hayatnya, ia masih memimpin Pondok Pesantren Al Mukhlisshin Parado rato, yang didirikannya pada tahun 2000 di tanah kelahirannya.
Selain dikenal sebagai ulama besar di Bima dan NTB, almarhum juga merupakan pendidik lintas generasi. Ia menguasai bahasa Arab, Inggris, dan Jerman, serta pernah mengajar di MAN 1 Bima dan SMAN 1 Bima hingga pensiun pada 1992. Sepanjang hidupnya, almarhum aktif mendirikan madrasah, pesantren, masjid, dan musala, serta menerima berbagai penghargaan di tingkat kabupaten dan provinsi.
Jenazah rencananya akan dimakamkan di TPU Kecamatan Parado, berdekatan dengan makam istrinya. Anak-anak almarhum yang berada di Jakarta, termasuk Hamdan Zoelva, dijadwalkan tiba di Bima hari ini.
KH Muhammad Hasan dikenal sebagai ulama yang karismatik dan menjadi rujukan masyarakat dalam meminta nasihat dan doa. Ia meninggalkan delapan orang anak, puluhan cucu, dan cicit. (Tim)
