Incinews.net
Kamis, 03 Agustus 2023, 21.30 WIB
Last Updated 2023-08-03T18:09:55Z
BawasluKPUNTBNTBgemilangPemerintahanPemiluPilkadaPolitik

Tok! Pemprov NTB Tetapkan Anggaran Pilgub NTB 2024 Sebesar Rp160 Miliar

Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB Drs. Lalu Gita Ariadi.

INSAN CITA (inciNews.net) MATARAM -

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menetapkan anggaran biaya Pemilihan Gubernur (Pilgub) tahun 2024 sebesar Rp160 miliar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB Drs. Lalu Gita Ariadi menyampaikan besaran Anggaran Pemilihan Gubernur (Pilgub) tahun 2024 Rp160 miliar.

"Besaran anggarannya Rp160 Miliar. Nanti dibagi dua. Sekitar Rp13O miliar untuk KPU, dan Bawaslu Rp30 miliar," kata Sekda NTB Lalu Gita Ariadi sekaligus Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) NTB, saat diwawancarai oleh sejumlah wartawan di Mataram, Kamis (3/8/2023). 

Ketua TAPD Pemprov NTB ini menjelaskan pihaknya telah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan KPU dan Bawaslu. Terkait  honorarium petugas adhoc sudah menyepakati dengan Pemda Kabupaten-Kota.

"Pemprov NTB menanggung honor untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di desa-kelurahan. Sedangkan pemerintah (Pemda) di Kabupaten-Kota menanggung honor untuk Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Partarlih). Itu item-item yang sudah kita sepakati," terang Gita. 

Di samping itu, penetapan dana hibah Pilgub 2024 ini tetap mengedepankan efisiensi anggaran. Mengingat Pilkada NTB digelar serentak di 10 kabupaten dan kota.


“Prinsipnya efisiensi anggaran, untuk mengurangi high cost politik,” ujarnya.


Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah mengajukan proposal anggaran biaya pilkada 2024 ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov NTB sebesar Rp 377 miliar.


Namun, siiring berjalannya waktu, beberapa kali menggelar pertemuan dengan TAPD masih belum mencapai kesepakatan final. 


Dari hasil pembahasan terakhir, dari usulan awal kebutuhan anggaran Pilkada yang diajukan KPU NTB sebesar Rp377 miliar. Telah terpangkas sampai 60 persen atau sekitar Rp200 miliar berhasil disisir untuk efesiensi setelah dilakukan pembahasan pola sharing anggaran dengan 10 daerah Kabupaten-Kota yang juga akan melaksanakan Pilkada serentak 2024 nanti.


Sampai saat ini TAPD Provinsi NTB, rasionalisasi sampai ketemu angka seefisien mungkin, karena alasan pola sharing anggaran dengan 10 kabupaten-kota, Pemprov NTB menetapkan Rp160 miliar untuk Pilgub NTB 2024. Besaran anggaran yang ditetapkan oleh Pemprov NTB, lebih kecil dibandingkan anggaran yang dikunci oleh KPU pada beberapa waktu lalu. KPU NTB mengunci anggaran Pilkada 2024 senilai Rp180 miliar.


Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menetapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 sebanyak 3.918.291 pemilih.


Angka tersebut tersebar di 16.243 Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-NTB. Lombok Timur masih menjadi kabupaten dengan jumlah pemilih terbanyak mencapai 985.385 orang. Sedangkan, Sumbawa Barat menjadi daerah dengan pemilih paling sedikit yaitu hanya 102.422 pemilih.


Dari 3.918.291 pemilih itu sebanyak 1.916.798 merupakan laki-laki dan 2.001.493 perempuan. Berikut ini jumlah pemilih di berbagai daerah di NTB:


1. Lombok Barat 517.819 pemilih.
2. Lombok Tengah 772.406 pemilih.
3. Lombok Timur 985.385 pemilih.
4. Lombok Utara 183.391 pemilih.
5. Kota Mataram 315.549 pemilih
6. Sumbawa Barat 102.422 pemilih.
7. Sumbawa 367.967 pemilih.
8. Bima 376.525 pemilih.
9. Kota Bima 112.347 pemilih.
10. Dompu 184.460 pemilih.