Incinews.net
Sabtu, 06 Agustus 2022, 20.45 WIB
Last Updated 2022-08-06T17:15:35Z
MataramNTBOKP

Resmi Dilantik, Presidium KAHMI Kota Mataram Beri Ultimatum ke Alumni yang Memiliki Jabatan

Foto:  Presidium MD KAHMI Kota Mataram.

insan cita (inciNews.net) Mataram - Pengurus Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) dan Forum Alumni HMI Wati (FORHATI) Kota Mataram Provinsi NTB periode 2022-2027 resmi dilantik, Sabtu (6/8/2022). kegiatan berlangsung di Aula Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mataram.

Pelantikan Majelis Daerah Korps Alumi Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan Korsp Alumni Kohati (FORHATI) Kota Mataram dihadiri MD KAHMI sejumlah Kabupaten di NTB, Pengurus BADKO HMI Bali Nusra, Ketua dan Pengurus HMI dan Kohati Cabang Mataram, Ketua Komisariat, Walikota Mataram diwakili oleh Staf Ahli, dan sejumlah senior dan Alumni HMI Mataram.

Pengurus MD KAHMI Kota Mataram dilantik secara resmi oleh Majelis Wilayah KAHMI Provinsi NTB H.Didi Sumardi, SH. Sedangkan Pengurus FORHATI dilantik secara resmi oleh Ketua FORHATI Wilayah NTB yunda Andayani SE.

Dalam struktur kepengurusan Presedium KAHMI Kota Mataram tercatat yakni Dr Muhammad Faqih Langitan, M.Pd., Dr.Asrin., M.Pd., Lalu Usman Ali, M., PD., Sawaludin Susanto, SH dan Ahmad Zuhairi, SH.MH ditunjuk sebagai koordinator Presidium.

Koordinator Presidium MD KAHMI Kota Mataram Ahmad Zuhairi menjelaskan dengan adanya KAHMI dan FORHATI nantinya dapat memberikan saran dan masukan konstruktif demi kemajuan kota Mataram. 

“Dengan adannya wadah ini bisa dijadikan sarana untuk mengkrucutkan ide-ide serta gagasan dalam tindakan nyata bagi kemaslahatan umat dan bangsa, lebih-lebih bagi para kader dan Alumni HMI itu sendiri,"ungkap, pria yang saat ini sebagai Dosen tetap Fakultas Hukum Unram.

Ia juga berharap, dengan adanya wadah ini, potensi dan sumberdaya kita dari berbagai latar belakang yang berbeda bisa dijadikan satu kekuatan yang sangat besar untuk kita wujudkan dalam satu tindakan yang nyata. 

"Kita memiliki seorang politisi yang saat ini sebagai anggota DPRD, yang bekerja semua level pemerintah di NTB, dari latar belakang pengusaha, akademisi, praktisi, Nah kalo kita bersatu jadi kekuatan yang mahadahsyat,"terangnya.

Pada kesempatan itu Ahmad Zuhairi, tidak lupa mengingatkan kepada para senior dan alumni yang saat ini sedang memegang jabatan dan saat berkuasa untuk bisa memaksimalkan posisi tersebut membantu proses kaderisasi di tingkat cabang dan Komisariat. 

"Ketika kita udah jadi alumni jangan sering lupa bahwa kita punya tanggung jawab kaderisasi. Dalam sebuah organisasi kaderisasi harus tetap berjalan. Minim kontribusi Keumatan dan minim dalam membantu proses kaderisasi adalah KAHMI yang gagal,"tegasnya.

"Fokus KAHMI kota mataram kedepan salah satunya untuk memberikan kontribusi yang terbaik untuk proses kaderisasi dan Himpunan ini. Kita ingin yang kongkrit-kongrit,"imbuhnya.

Lebih lanjut Alumi HMI Komisariat Hukum Unram ini, semoga tanggung jawab ini sebagai sarana merefleksikan kembali hal-hal yang selama ini belum berjalan dengan baik.

"Bukan berati kepengurusan sebelumnya tidak baik, tapi kedepan kita akan lebih tingkatkan lagi. Saran dan masukan sangatlah penting dalam mewujudkan ini semua semoga kepercayaan ini untuk berkonsentrasi lebih baik dan maksimal lagi,"harapnya.

Sementara Koordinator Majelis Wilayah KAHMI Provinsi NTB H. Didi Sumardi, SH mengucapkan selamat kepada para pengurus MD KAHMI dan FORHATI Kota Mataram yang sudah dilantik. 

“Semoga berkah dan memberikan kontribusi busi yang terbaik baik internal dan eksternal untuk daerah kita NTB ,” ungkapnya. 

Pada kesempatan tersebut juga, Presedium Wilayah KAHMI NTB menekankan agar disemua level Alumni dan KAHMI mampu membekup kegiatan yang dilakukan oleh cabang, Komisariat.

"Sehingga kita bisa pastikan HMI Komisariat dan Cabang dapat mendapatkan akses dengan mudah  melaksanakan kegiatan dan pengembangan potensi yang ada,"katanya.

Sambung, Alumni HMI Komisariat Hukum yang saat ini menjabat sebagai ketua DPRD Kota Mataram mengatakan, bahwa kurang eksis karena faktor finansial, kurang eksis karena kurang perhatian alumni.

"Kedepannya kita mendorong agar lebih diperhatikan untuk dapat bisa memaksimalkan potensi yang ada dalam memudahkan kegiatan yang akan dilaksanakan. Semua proses kaderisasi dan pelatihan lainya HMI menjadi perhatian khusus dan prioritas Utama," tutupnya.