Incinews.net
Rabu, 12 Januari 2022, 08.39 WIB
Last Updated 2022-01-12T03:10:44Z

Sejumlah Pemuda Demontrasi di BKD, Tuntut Penertiban Pengangkatan ASN.

 

Foto saat orasi ilmiah berlangsung di halaman BKD kab. Bima.


Incinews.net, Kab. Bima. Sejumlah pemuda yang mengatasnamakan aliansi pemuda dan mahasiswa (APMB) Bima melakukan demontrasi di halaman instansi Badan kepegawaian Daerah (BKD) kabupaten Bima, pada hari selasa, 11/1/2022 lalu.

Sulaiman yang menjadi koordinator Humas dalam kegiatan Aksi demonstrasi tersebut  menjelaskan, aksi tersebut merupakan hasil efaluasi kritis terhadap fakta lapangan terhadap kriteria pengangkatan yang dinilai tidak berdasarkan standar amanat UU Nomor 43 tahun 1999, tentang pokok - pokok kepegawaian dan tehnik pengangkatan pegawai negeri sipil dalam suatu jabatan berdasarkan prinsip profesionalisme, sesuai kompotensi prestasi kerja tampa memandang jenis kelamin, suku, ras, agama dan golongan.  Dan pihaknya menilai bahwa keputusan dari pemangku kebijakan dalam perkara tersebut sangat jauh dari pasal 68 ayat 4 UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur sipil negara.

"Pengagkatan beberapa pegawai negeri sipil pada suatu jabatan di kabupaten Bima tidak berdasarkan aturan, pejabat struktural banyak yang di tempatkan pada posisi yang tidak berdasarkan latar belakang kemampuan dan disiplin ilmu yang mereka miliki", Ungkapnya.


Lanjut Sulaiman menjelaskan, kami menduga kuat Bupati Bima dan Kepala BKD kabupaten Bima kini telah menyalah gunakan wewenangnya dalam tubuh birokrasi kabupaten Bima, dan kami telah meminta kepada pihak DPRD kabupaten Bima untuk memanggil kepala BKD  dan Bupati Bima untuk melakukan audesi terkait perkara tersebut.

"Kami meminta agar BKD melakukan efaluasi kritis terhadap tatacara pengangkatan ASN sesuai mekanisme yang berlaku, indeks profesionalitas sesuai data obyektif individul ASN, menganti ASN sesuai dengan Bidang Keilmuan yang digeluti dan sekaligus dengan segerah menyampaikan data kualifikasi berdasarkan data individual ASN". Tuturnya 


Sulaiman melanjutkan, Setelah lama menyampaikan orasi ilmiah di halaman BKD, tuntutan tersebut kemudian di sikapi oleh pihak instansi lewat Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Kepegawaian BKD Kabupaten Bima, dan bedialog secara langsung di halaman instansi terkait. Ungkapnya.

Kemudian beberapa pihak dari masa aksi juga menambahkan, Kepala BKD kabupaten Bima saat aksi berlangsung terkesan menghindar dan tidak siap menghadapi masa aksi, hingga masa aksi menuding pihak kepala BKD keluar lewat pintu belakang. 

sampai berita ini diangkat, team incinews.net belum dapat mengambil keterangan tambah dari instansi terkait, termasuk apa alasan pihak kepala BKD memilih sikap menghindar dan tidak ingin menemui masa aksi. ( Asa).