Sumpah Pemuda, Jokowi: Energi Positif yang Menyatukan, Bukan Saling Menyalahkan dalam Perbedaan -->

Iklan 970x250px

Sumpah Pemuda, Jokowi: Energi Positif yang Menyatukan, Bukan Saling Menyalahkan dalam Perbedaan

Kamis, 29 Oktober 2020
Foto: Ditengah Wakil Gubernur Provinsi NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah bersama Forkopimda menghadiri Acara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke 92 Rabu (28/10/2020) secara virtual di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB. (ist/O'im)


Mataram, incinews.net: Wakil Gubernur Provinsi NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah bersama Forkopimda menghadiri Acara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke 92 Rabu (28/10/2020) secara virtual di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB.

Hadir bersama Wakil Gubernur NTB pada acara ini Danrem 162/WB, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda NTB Dra. Hj. Baiq Eva Nurcahya Ningsih, M.Si bersama Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Setda NTB, Dr. H. Lalu Syafi'i, MM.

Momentum ini juga dirangkai dengan peresmian Stasiun Penyiaran TVRI Papua Barat yang merupakan stasiun ke 30 di Indonesia oleh Presiden RI Joko Widodo secara daring.

Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo dalam kesempatan tersebut menegaskan, semangat sumpah pemuda harus terus menyala sebagaimana ikrar pertama kali yang terucap pada 28 Oktober 1928 silam. Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92 tahun 2020 ini juga merupakan momentum membangun kolaborasi bersama untuk melawan dan mencegah penyebaran Covid-19.

“Sumpah pemuda harus dinilai sebagai energi positif yang menyatukan, bukan saling menyalahkan dalam perbedaan. Untuk mempercepat Indonesia maju di tengah Pandemi Covid-19 harus bersatu dalam mencegahnya,” kata Jokowi dalam sambutannya.

Menurut Presiden, atas dasar panggilan jiwa untuk berjuang, para pemuda menyatukan semangat dan harapan untuk bersatu melawan penjajahan bangsa Indonesia. Untuk itu, refleksi semangat Sumpah Pemuda tahun ini diharapkan dapat membantu Indonesia keluar dari wabah Covid-19 yang menghantam segala sektor kehidupan masyarakat Indonesia.

“Ketika semua bersama dan bersatu Indonesia akan terus bergerak maju. Bersatu melewati masa sulit pandemi, bangkit menjadikan Indonesia sebagai negara yang maju,” tegasnya. (red)