Tolak Omnibus Law, 6 Kader HMI Cabang Dompu Babak Belur, 2 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit -->

Iklan 970x250px

Tolak Omnibus Law, 6 Kader HMI Cabang Dompu Babak Belur, 2 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Kamis, 08 Oktober 2020
Foto: 2 Kader HMI Cabang Dompu yang Dirawat di Rumah sakit. (ist/O'im)

Dompu, incinews.net: Demonstrasi yang dilakukan di depan kantor DPRD Kabupaten Dompu oleh Aliansi Kesatuan Masyarakat Dompu yang menuntut penolakan UU OMNIBUS LAW tadi pagi, Kamis (8/10/2020) mengakibatkan terjadi aksi saling dorong hingga terjadi bentrok antara Aparatur Kepolisian dan masa aksi.

Masa aksi Aliansi yang salah satunya terdiri dari gabungan mahasiswa dan Pemuda Kabupaten Dompu, dan beberapa diantaranya adalah anggota HMI Cabang Dompu mendapatkan tindakan represif dari anggota polri yang bertugas pada saat menyampaikan orasinya. 

"Akibatnya dari tindakan represif tersebut, banyak dari anggota HMI yang mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Dompu. Salah satunya Ediansyah, yang mengalami luka robek di bagian dahinya luka parah sehingga mendapatkan 11 jahitan dan Kemudian 6 lainnya babak belur termaksud 1 orang Kohati harus dirawat di Rumah sakit,"sebut Ketua Umum HMI Cabang Dompu Herdiansyah kepada media ini.

Peristiwa itu terjadi, sambunga ia, saat Dia (ediansyah, red) ingin melerai temannya yang di pukul oleh oknum polres dompu, "kemudian tanpa sadar dia langsung dipukul menggunakan bagian ujung senjata yang mengakibatkan dahinya mengalami luka robek yang berat,"terangnya.

Maka kaitan dengan itu, saya ketua HMI Cabang Dompu, mengutuk keras tindakan represif anggota POLRES Dompu terhadap kader kami.

"Bagaimanapun alasannya POLRI yang berfungsi sebagai penjaga dan pengaman tidak sepatutnya melakukan tindakan represif terhadap mahasiswa yang menyapaikan aspirasi sesuai dengan hak haknya yang telah diatur di dalam Undang-undang yang berlaku,"ungkapnya.

"Sehingga sesuai dengan keputusan rapat yang digelar oleh HMI Cabang dompu pada kamis, 08 Oktober 2020 di sekretariat HMI cabang dompu, menyepakati untuk melakukan aksi demonstrasi di depan kantor polres dompu dengan tuntutan agar mencopot oknum POLRI yang melakukan tindakan represif terhadap anggota HMI Cabang Dompu," tambahnya. (red)