Paslon tidak Urus STTP dan Taat Protokol Kesehatan Saat Kampanye Akan Ditindak -->

Iklan 970x250px

Paslon tidak Urus STTP dan Taat Protokol Kesehatan Saat Kampanye Akan Ditindak

Jumat, 16 Oktober 2020
Foto: Kapolres Loteng, AKBP Esty Setyo. (ist/O'im)

Lombok Tengah, incinews.net: Polres Lombok Tengah (Loteng) terus turun untuk mengingatkan pasangan calon agar dapat mengurus Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) kampanyenya. Hal itu dilakukan, karena dalam PKPU sudah jelas tertera, bahwa peserta pilkada wajib menyampaikan pemberitahuan tertulis terkait kampanye. 

Kapolres Loteng, AKBP Esty Setyo
Paslon tidak Urus STTP dan Taat Protokol Kesehatan Saat Kampanye Akan Ditindak
Nugroho membenarkan, bahwa pihaknya terus turun, bahkan jemput bola untuk mengingatkan paslon agar mengurus STTPnya. Itu demi kepentingan dari paslon tersebut juga. 

“Sebenarnya tidak sulit untuk STTP dari Kepolisian. Cukup dengan mencantumkan identitas penanggung jawab, waktu, lokasi, nama tim kampanye dan jumlah peserta STTP sudah bisa diterbitkan,” jelasnya, kemarin usai acara Tasyakuran HUT Lombok Tengah, Rabu (15/10/2020).

Ia menegaskan, jika pasangan calon atau partai pengusung, tim kampanye maupun pelaksana kampanye sudah mengantongi STTP tersebut,  maka kegiatan kampanye bisa dilaksanakan dengan penuh rasa aman tanpa khawatir akan dibubarkan Bawaslu bersama pihak kepolisian.  Selain itu, lebih penting lagi adalah paslon harus tetap taat dengan protokol kesehatan. 

“STTP ini sebagai bentuk perlindungan loh saat melakukan kegiatan kampanye, kami imbau pasangan calon beserta timnya untuk mengurus ijin (STTP),” jelasnya dengan tegas. 

Ia mengungkapkan, bila ada peserta pilkada yang menggelar kampanye tanpa STTP, Protokol kesehatan tidak dijalankan, terciptanya kerumunan massa.  Maka pihaknya dengan Bawaslu akan melakukan proses penindakan. Baik itu, dengan Bawaslu verifikasi untuk memberikan peringatan tertulis dan berlaku selama 1 jam kepada peserta pilkada yang bersangkutan, selanjutnya jika dalam Waktu yg ditentukan tidak diindahkan maka akan langsung dibubarkan. 

“Pengurusan STTP ini bisa dilaksanakan setiap hari,”ungkapnya. 

Sementara itu, Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Loteng, Harun Azwari terus melakukan pengawasan pada tahapa Pilkada tahun ini.Terutama pada massa kempanye sekarang ini.

“Memang paslon kita arahkan agar mengurus STTP di kepolisian. Kami juga minta dari kepolisian juga membantu dalam pengurusan STTP paslon ini,” tuturnya. (red)