Saat Panen Raya Pepaya, Bupati Bima Minta Kades Perhatikan Potensi Generasi Muda -->

Iklan 970x250px

Saat Panen Raya Pepaya, Bupati Bima Minta Kades Perhatikan Potensi Generasi Muda

Kamis, 02 Juli 2020
Foto: Bupati Bima saat panen raya pepaya di desa Pandai (ist/O'im)

Bima, incinews.net: Saat melakukan panen raya pepaya California di Desa Pandai Kecamatan Woha, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, meminta kepada Kepala Desa (Kades) Pandai, dapat melihat potensi generasi muda di desa.

Apa yang dilakukan oleh kelompok usaha tani ‘Gembel Republik’ pemuda peduli di desa tersebut adalah langkah maju.

‘’Jadi pengelolaan Dana ADD, tidak hanya untuk pembangunan infrastruktur, tetapi sangat bisa untuk penguatan Sumber Daya Manusia (SDM),’’ujar Bupati, dalam acara sambung rasa dengan Kelompok Usaha Tani Gembel Republic, usai melakukan panen raya pepaya, kemarin (29/6 2020).

Ikut hadir di acara panen raya pepaya Calivornia yang ditanam pada lahan seluas 70 are tersebut, selain warga setempat dihadiri pula oleh Camat Woha, Irfan DJ SH, Kades Pandai, Kepala UPT Dikbudpora Kecamatan Woha, Syahrudin, S.Pd dan beberapa Kadis lingkup Pemkab Bima.

Menurut Bupati Umi Dinda, terhadap masyarakat dan pemuda, Kades tinggal melihat potensi mereka dan adanya ketersediaan lahan. Bahkan pengembangan usahanya bukan hanya pada bidang Pertanian, melainkan untuk usaha Peternakan bisa di kembangkan.
‘’Kalo ada potensi entok atau bebek itu bisalah dan tetap dilakukan melalui pemberdayaan lewat kelompok,’’lanjut Bupati. 

Semua itu, kata Bupati, akan terlaksana bila ada kemauan. Desa Pandai harus berbenah, karena berdekatan dengan Kantor Bupati. Desa Pandai harus memiliki ciri khas yang bisa dijual, seperti ada kebun pepayah California. "Tentu nantinya, akan mengundang minat orang untuk hadir dan menikmati panen langsung," ujarnya.

Bupati wanita Pertama di NTB itu mengaku hadir pada sore itu, selain mengapresiasi juga memberikan support pada kelompok usaha tani. Kemudian berharap kepada Dinas tekhnis yang ada untuk memperhatikan bentuk dukungan yang bisa diberikan. Kita harus menjemput semangat generasi muda yang mau berbuat di tengah-tengah masyarakat.

Secara khusus Bupati Umi Dinda menyampaikan permohonan maaf pada masyarakat Desa Pandai, untuk aspal jalan, baru sebagian dapat dilaksanakan, tahun depan pemerintah akan memprioritaskan.

‘’Saya dan pak Wakil mohon maaf, kalau pengaspalan jalan dirasa cukup lama baru terealisasi. Tetapi hal itu tidak mengurangi kecintaan dan rasa sayang kami terhadap keluarga yang ada di Desa Pandai,’’kata Bupati.

Sementara itu ketua kelompok usaha tani ‘Gemble Republic’ M Amin M Ali, mengaku menanam pepaya California di lahan seluas 70 are dan telah melakukan panen selama tiga kali. Keberadaan lahan seluas itu menurutnya masih sangat kurang karena berdasarkan hasil belum mampu mencukupi kebutuhan pembeli.

Dijelaskan Amin, ia merintis ‘Gemble Republic’ bersama 15 orang rekannya dengan dana awal untuk memulai usaha hasil swadaya masing-masing anggota. 

‘’Lahan yang ada masih sangat kurang. 
Pada lahan yang luas selain menanam pepaya juga akan ditanami jahe merah. Sambil menunggu panen pepaya, maka juga kita bisa menanam jahe merah,’’ujar Amir penuh optimis.

Pada kesempatan tersebut Bupati Bima menyerahkan bantuan satu unit mesin air kepada Kelompok usaha tani ‘Gembel Republic’ dan  perlengkapan olah raga. Agar bantuan tidak hanya diberikan pada satu kelompok saja, Bupati meminta membentuk lagi kelompok-kelompok lain. (red)