Kepala Dinas Bakesbangpoldagri NTB Tutup Usia, Sekda NTB: Kami Sangat Kehilangan -->

Iklan 970x250px

Kepala Dinas Bakesbangpoldagri NTB Tutup Usia, Sekda NTB: Kami Sangat Kehilangan

Rabu, 08 Juli 2020
Foto: Almarhum tanpa kecamata dan Sekda NTB saat Acara Pol PP Nasional di Kota Mataram. (ist/O'im)

Mataram, incinews.net: Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Dirjaharta, M.Si tutup usia pada hari, selasa  sore kamari, (7/7/2020)

Atas meninggalnya Kepala Kesbangpoldagri ini, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Aryadi, M.Si, atas nama pemerintah provinsi NTB dan pribadi sangat berduka dan merasa kehilangan.

Sekda menuturkan, atas nama pemerintah provinsi NTB dan secara pribadi, kami sangat kehilangan, seorang sahabat yang sangat baik dan  sangat setia. Banyak kolega, sahabat yang pasti merasa kehilangan dengan kepulangan Almarhum yang kami nilai sangat menghargai makna sebuah persahabatan. "Sebagai keluarga saya sangat mengenal almarhum," ujarnya.

Sebagai sesama ASN lanjutnya, ia sangat mengenalnya secara intens cukup lama. Sejak 27 tahun lalu ketika kami sama-sama ikut diklat SEPADA Angkatan XV tahun 1993. "Kami juga sama-sama mengikuti pendidikan pasca sarjana Magister Administrasi Publik (MAP) di UGM Jogjakarta tahun 2000-2001, bahkan kami sekamar di SKIP jogja," kenangnya.

Menurutnya, Almarhum adalah sosok yang low profile, banyak senyum, senang bercanda dan terbuka serta berprinsip. Diberbagai penugasan baik di Biro Ekonomi, Dinas PU, Inspektorat, Kepala TU Pimpinan, Kepala Biro Kerjasama, Kepala Biro Pemerintahan, Kasatpol PP dan terakhir sebagai kepala badan Kesbangpoldagri, kinerja almarhum sangat baik. "Tidak banyak merepotkan pimpinan dan selalu mencari solusi masalah yang dihadapi," tuturnya.

Selain itu, pada saat sebagai Kasat Pol PP, almarhum pernah mengemban amanah  sebagai ketua Pol PP se-Indonesia, dan sukses menyelenggarakan pertemuan Rapat Kerja Nasional Pol PP yang dihadiri ribuan pejabat dan anggota Satpol PP se-Indonesia.

"Selamat jalan sanak, selamat jalan saudaraku, Alfatehah," tutupnya.