Sigap Tangani Balita, Pelayanan RSUD NTB di Apresiasi Kades di Lombok Barat

Iklan 970x250px

Sigap Tangani Balita, Pelayanan RSUD NTB di Apresiasi Kades di Lombok Barat

Monday, June 22, 2020
Foto: Kepala Desa Jeringo, Sahril usai menjenguk balita HW di RSUD Provinsi NTB. (ist)

Mataram, incinews.net: warga Masyarakat dalam hal ini Kepala Desa Jeringo, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, Sahril mengatakan, kondisi kesehatan seorang bocah laki-laki berusia dua tahun, berinisial HW, yang terkonfirmasi positif Covid-19, kini, telah berangsur membaik.

Menurut dia, hasil komunikasi pihaknya dengan  Satgas Covid-19 di RSUD Provinsi NTB terlihat kedua orang tua dan bocahnya itu menunjukkan perkembangan ke arah yang baik.

Hanya saja, pasien yang merupakan warganya itu tidak bisa melakukan komunikasi secara langsung. Lantaran, masih ada pembatasan.

"Saat ini, baik bocah dan kedua orang tuanya masih di ruang isolasi RSUD Provinsi NTB. Tadi, saya kesana menjenguk tapi hanya bisa berbicara dengan dokter yang merawatnya. Syukur, alhamdulillah kondisi mereka berangsur-angsur membaik," ujar Sahril saat memberikan keterangan tertulisnya pada wartawam usai menjenguk bocah HW di RSUD Provinsi NTB, Selasa (14/4/2020).

Ia mengaku, kedatangannya ke RSUP NTB tidak lain memastikan kesimpang siuran informasi terkait penanganan pasien bocah laki-laki berusia dua tahun, berinisial HW tersebut.

Sahril mengungkapkan, dari hasil komunikasi dan kunjungannya secara langsung ke RSUD terbesar di NTB itu, terlihat pelayanan Satgas Covid-19 NTB, khususnya tenaga dokternya sangat optimal.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak panik dan cepat menerima informasi atau berita yang tidak bertanggungjawab atau hoax terkait penanganan pasien yang dinyatakan positif Covid-19.

"Saya dijelaskan secara langsung oleh pak Dokter Nyoman terkait protap penanganan pasien. Dan, syukurnya di ruang isolasi itu, pelayanannya baik dan tinggal menunggu saja hasil perkembangan tes negatifnya sebanyak dua kali, sehingga baru bisa dipulangkan ke rumahnya," jelas Sahril


Bocah berinisial HW tersebut diketahui tak pernah bepergian ke daerah terjangkit Covid-19. Ia juga tak memiliki riwayat kontak dengan pasien Covid-19.

Meski demikian, kondisi terkini balita itu sudah membaik. Sehingga Pemerintah Desa Jeringo mengapresiasi kesigapan jajaran Pemprov NTB melalui tim medis di RSUP NTB yang terus memantau perkembangan dan kondisi balita dan kedua orang tuanya tersebut.


"Mari kita apresiasi bersama kerja jajaran Pemprov NTB dan RSUD NTB dengan kita mulai meningkatkan kewaspadaan dan berperilaku hidup sehat agar dijauhi dari virus Corona. Pokoknya apapun imbauan pemerintah harus kita patuhi, sehingga wabah ini bisa cepat selesai," tandas Sahril.(red)