Di Tengah Pandemi Covid-19, Pernikahan Sesama Jenis Terjadi di NTB

Iklan 970x250px

Di Tengah Pandemi Covid-19, Pernikahan Sesama Jenis Terjadi di NTB

Tuesday, June 9, 2020
Foto: Istri inisial Muh yang merukan seorang laki-laki saat menggunakan baju pengantin (ist/O'im)

Lombok, incinews.netBagi pasangan pengantin sendiri, makna pernikahan bisa berarti sebuah gerbang menuju sebuah hidup baru. Menikah bukan hanya menyatukan dua hati, dua individu, tetapi pernikahan juga memiliki makna yang harus dipahami oleh semua orang! Pernikahan menjadi awal bagi pasangan pengantin untuk merancang masa depan mereka. 

Hal ini berarti kamu akan menata gaya hidup bersama pasangan, merencanakan, dan mengusahakan yang terbaik untuk keturunanmu. Termasuk edukasi untuk anak-anakmu kelak Makna pernikahan bagi pengantin juga dapat dimaknai sebagai awal dari sebuah ketenangan hidup.

Namun berbeda halnya dengan seorang pria asal Kediri kabupaten lombok barat ini berakhir dengan mimpi buruk, pernikahannya langsung kandas lantaran mengetahui bahwa istrinya ternyata seorang pria.

Kasat Reskrim Polres Lombok Barat AKP Dhafid Shiddiq, SIK mengatakan Pria berinisial MUH telah melakukan pernikahan sirih bersama seorang wanita berinisial MIT dirumahnya yang bertempat di Kecamatan Kediri.

Ia mulai berkenalan dengan MIT melalui salah satu media sosial dan mulai menumbuhkan rasa cinta diantara keduanya dan mereka sepakat untuk merencanakan pernikahan.

"Pernikahan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis (2/6/2020) yang lalu dengan prosesi seadanya dan dihadiri oleh beberapa saksi dan tokoh agama,"ungkapnya, minggu (7/6/2020)

Namun Saudara Muh mengalami beberapa kejanggalan yang dirasakan bersama istrinya setelah selesai menjalankan prosesi pernikahannya. 

Kasat Reskrim menerangkan, MUH mengadukan kejadian tersebut dikarenakan mengalami kejanggalan ketika ingin melakukan hubungan intim Istrinya MIT menolak dengan alasan sedang datang bulan. Kemudian, dimalam berikutnya tiba-tiba MIT meminta Cerai dan kepada saudara MUH tanpa ada permasalahan apapun.

"Kejadian tersebut membuat Saudara MUH kemudian mencari tau identitas asli di tempat tinggal istrinya. Dan benar saja, ternyata keterangan dari Ketua RT bahwa MIT berjenis kelamin laki-laki," bebernya.

Mengetahui bahwa dirinya telah ditipu oleh MIT, MUH pun segera mengadukan permasalahan yang dialaminya ke Kantor Polres Lombok Barat. 

"MUH mengadukan permasalahannya ini pada Hari Sabtu (6/6/2020) lalu. kami akan segera ditindak lanjuti oleh personilnya guna dilakukannya pendalaman kasus,"pungkasnya.