Cekcok di Facebook, Kelompok Pemuda Antar Kabupaten di NTB Terlibat Tawuran

Iklan 970x250px

Cekcok di Facebook, Kelompok Pemuda Antar Kabupaten di NTB Terlibat Tawuran

Friday, June 26, 2020
Foto: Pelaku diamankan di Polsek Manggelewa. (ist/O'im)

Dompu, incinews.net: Kejadian penganiayaan yang terjadi di Desa Kwangko antara pemuda dari Desa Mata Kecamatan Trano kabupaten sumbawa besar dengan pemuda yang berasal dari Dusun Pulau Bajo Desa Kwangko Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu. Selasa (23/06/2020) pukul 20.30 wita.

Kronologis peristiwa ini yaitu pada hari Selasa tanggal 23 Juni 2020, sekitar jam 20.30 wita bertempat di dekat Pemamcar Jaringan Seluler di Desa Kwangko, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu.

Berawal dari saling chatting di Media Sosial Facebook antara MR (15thn), alamat Dusun Mata Barat Desa Mata Kecamatan Manggelewa dengan salah seorang warga Dusun Pulau Bajo Desa Kwangko Kecamatan Manggelewa yang Pelaku tidak tahu namanya, bahwa dalam chattingan tersebut MR dan warga Desa Kwangko sepakat utuk bertemu di dekat Pemamcar Jaringan Seluler di Desa Kwangko Utuk bertarung (berduel) kemudian MR memeberitahukan dan mengajak teman temanya sekitar 9 orang ke Lokasi kejadian menggunakan sepeda motor.


Kapolsek Manggelewa Ipda Redho Riski, S. Tr. K mengatakan menurut keterangan yang didapat pada saat para pelaku tiba di lokasi warga Dusun pulau Bajo Desa Kwangko Kecamatan Manggelewa sudah berada di Lokasi sekitar sekitar 15 orang, kemudian MR berbicara salah seorang warga Dusun Pulau Bajo teman chatting MR berkata “ta duel ndai dua, nggomidoho makalai aina wara ma lu’u” (kita berkelaihi berdua yang lain jangan ada yang masuk), kemudian antara MR berkelahi berdua dengan tangan kosong sedangkan rekan rekanya baik dari Desa Mata maupun dari Desa Kwangko hanya menonton.

“Pada saat Keduanya bertarung salah seorang warga Dusun Pulau Bajo, Desa kwangko yang menonton pertarungan tersebut tiba-tiba memukul DF, sekitar (17 Thn) alamat Mata Barat Desa Mata, Kecamatan Trano, Kabupaten Sumbawa, melihat kejadian tersebut masing-masing kelompok ikut bertarung sehingga terjadilah perkelahian antara kelompok pemuda”, ujar Kapolsek Ipda Redho Riski, S. Tr.K.

Saat perkelahian antara kelompok tersebut salah seorang warga Desa Mata FR, (17 Thn) alamat Dusun Mata Barat, Desa Mata, Kecamatan Trano Kabupaten Sumbawa menusuk salah seorang Warga Dusun Pulau, Bajo Desa Kwangko, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, AS (16 Thn) dengan menggunakan pisau yang dibawanya mengakibatkan korban mengalami luka tusuk di bagian rusuk kiri dan luka di lengan kiri, sehingga kelompok pemuda dari Dusun Pulau Bajo melarikan diri, kemudian pemuda dari Desa Mata juga ikut lari menuju cabang mata kemudian mengisi bensin sepeda motor. setelah mengisi bensin pemuda dikejar oleh Kelapa Desa Kwangko an. NURSALAM sehingga pemuda mata lari kaki menuju Desa Kwangko sebagian lolos melarikan diri, sebagian lari ke rumah salah seorang warga Di Dusun kwangko Desa Kwangko sekitar 6 orang dan mengamankan diri kemudian Kepala Desa Kwangko menginformasikan kejadian tersebut ke Polsek Manggelewa sehingga Kapolsek Manggelewa IPDA REDHO RIZKI PRATAMA, S.TrK bersama personil Polsek Manggelewa menuju Desa Kwangko.

Beberapa saat kemudian warga Dusun Pulau Bajo, Desa Kwangko, Menuju Dusun Kwangko ingin mencari pemuda dari Desa Mata yang mengamankan diri, namun berhasil di halau oleh Kepala Desa Kwangko dengan personil Polsek Manggelewa.

Akibat massa yang cukup banyak Polesek Manggelewa menghubungi Polres Dompu untuk Meminta Bantuan personil, sehingga Kasat Intelkam Polres Dompu IPTU MAKRUS, S.Sos, bersama personil dan Opsnal sat intelkam segera menuju Desa Kwangko, pada saat berada di Desa Kwangko Kasat Intelkam menghubungi BRIPKA IRWAN SATRIA KAHAR, personil Polsek Dompu yang juga merupakan masih paman dari korban agar menghubungi keluarganya warga Dusun Pulau Bajo, Desa Kwangko untuk kembali dan tidak menghalangi kegiatan efakuasi terhadap warga Desa Mata.

Dengan kesigapan personil Polsek manggelewa dan Sat. Intelkam Polres Dompu para pemuda tersebut dapat diamankan dan diefakuasi. Sementara korban yang mengalami luka tusuk telah dibawa dan dilakukan perawatan pertama di RSUD Kabupaten Dompu.

“Untuk para pelaku telah dibawa dan diamankan ke mnapolres Dompu guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut," Pungkasnya. (red)