Sempat Dicurigai, 2 Orang Terduga Pencuri Kambing Dibekuk Kanit Intelkam Polsek -->

Iklan 970x250px

Sempat Dicurigai, 2 Orang Terduga Pencuri Kambing Dibekuk Kanit Intelkam Polsek

Minggu, 15 Maret 2020


Bima,Incinews.net- Sore di Sabtu (14/3), sekitar pukul pukul 15:30 wita, bertempat di Desa Kuta kecamatan Parado Kabupaten Bima, telah terjadi pencurian hewan ( kambing ) yang di lakukan oleh terduga pelaku  masing- masing berinisial  ZF, umur 19 tahun,laki-laki, pekerjaan Petani, alamat Desa Kuta dan FK , laki-laki , petani, juga dari Desa yang sama.

Kasubag Humas Polres Bima, AKP Hanafi mengatakan, Korban atau selaku pemilik Kambing, saudara Taufik, alamat Desa Parado rato Kecamatan Parado.

Disebutkan Hanafi, kronologis pengungkapan pencurian hewan,  berawal dari saat kedua terduga pelaku  dengan mengendarai sepeda motor  dengan cara berboncengan, kemudian di lihat oleh kanit Intel Kam Polsek Parado yang sedang duduk di pinggir jalan,  di Desa Parado Wane , karena mencurigai ada sesuatu yang ada di dalam karung yang di bawa oleh kedua terduga pelaku,kemudian  Kanit Intel Kam bersama seorang warga setempat melakukan pengejaran, ungkapnya.

 “Tepat di dusun pela Ria Desa Pela Kecamatan Monta kedua terduga didapatkan, setelah di periksa isi karung kampil tersebut, ternyata berisi kambing yang telah di sembelih”, katanya.

Dilanjutkan kasubag Humas ini, atas pengakuan kedua  terduga pelaku, bahwa kambing tersebut masuk ke dalam rumah terduga pelaku FK. Kemudian rumah langsung dikunci dan kambing diikat di dalam rumah.Selanjutnya terduga pelaku FK, memanggil terduga pelaku  ZF,  lalu kambing tersebut disembelih dan dimasukan ke dalam karung kampil  dengan tujuan untuk  di jual ke tente Kec Woha, jelas Hanafi.


“ Dalam perjalanan sebelum sampai di tente , kedua terduga pelaku di tangkap oleh Kanit Intelkam Polsek Parado”, terang hanafi.

  Selanjutnya Kanit Intel Kam menghubungi personel yang sedang piket untuk menjemput kedua terduga pelaku pencurian bersama barang bukti dan di bawa ke Polsek Parado untuk proses penyidikan lebih lanjut. (Red)