Incinews.net
Senin, 23 Maret 2020, 21.11 WIB
Last Updated 2020-03-24T15:11:59Z
HeadlineKesehatan

Sampai Sekarang NTB Negatif Virus Corona, Tetap Waspada dan Ikuti Himbauan


Foto: Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB  H. Ahsanul Khalik, S.Sos., M.H. (O'im)


Mataram, incinews: Hingga saat ini Daerah Provinsi NTB masih aman dari Wabah Virus Corona (Covid-19).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB  H. Ahsanul Khalik, S.Sos., M.H. Menyampaikan, hingga saat sekarang ini NTB Negatif Corona (Covid-19). Sesuai dengan pengumuman dari juru bicara nasional hari ini kita lihat tidak ada.

 "Saya sudah screenshot tabel yang dikeluarkan tadi di Metro TV NTB belum ada dalam tabel itu sehingga kita pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat Dalam hal ini gugus tugas  pusat menyampaikan bahwa NTB belum ada yang positif virus Corona," katanya, senin sore (24/3/2020) saat menggelar jumpa pers di Gedung Sangkareang Gubernur NTB.

Ia meluruskan, adanya sejumlah informasi yang beredar adanya masyarakat yang sakit dan dirawat di anggap positif Corona itu salah.

Padahal kata Ahsanul Khalik, ia dirawat di rumah sakit karena dia masuk dalam kategori pasien dalam pengawasan  (PDP) kapan dia dapat masuk kategori itu pertama kalau dia pulang dari daerah terdampak seperti Jakarta Bali Timur Tengah dan lain-lain.


Kedua, dia menunjukkan gejala sakit yang sedang sampai berat yang paling sering adalah radang paru-paru atau paru-paru basah.  "Makanya kita rawat. Tapi kadang kala orang asumsinya kalau dia sudah masuk di rumah sakit ini asumsi awam yang harus memang kita luruskan kalau sudah masuk rumah sakit dibilang  positif," bebernya.


Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat, dr Nurhandini Eka Dewi kembali menegaskan, bahwa hingga saat ini NTB negatif virus corona.

“Sejauh ini, sudah ada 22 provinsi di Indonesia yang sudah terpapar corona. Alhamdulillah, kita (NTB) masih biru (negatif corona),” tuturnya, Senin sore (23/3) tadi di Mataram.

Dijelaskan Dokter Eka, bahwa hingga hari ini jumlah orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 327. Sedangkan yang sudah selesai dalam pantauan sebanyak 149 orang. Selanjutnya 178 orang lainnya masih dalam pantauan.

Adapun untuk total jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di NTB. Yaitu sebutnya mencapai 21 orang. Mereka diantaranya, 11 selesai dalam pengawasan. Tersisa 10 lainnya masih dalam pengawasan.

“Jadi untuk total keseluruhan ODP maupun PDP ini jumlahnya 348 orang. ODP nya memang ada peningkatan. Peningkatan itu terjadi di Lombok Timur dan Kabupaten Bima,” ungkap Kadikes.

“Kewaspadaan terus kita tingkatkan. Kita juga harus lebih siap melakukan penangkalan corona, sehingga ODP/PDP mampu bisa kita tekan,” tambahnya Dokter Eka lagi.

Adapun hal lain yang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi NTB saat ini. Yaitu terkait dengan orang dalam resiko (ODR).

Itu dikarenakan banyaknya warga NTB yang baru pulang dari luar daerah dengan kondisi sehat. Kendati demikian, kata Dokter Eka tidak menutup kemungkinan menjadi ODP.

“Oleh karenanya, kami berharap kepada masyarakat NTB agar tetap dirumah. Mari bersama kita terapkan social distancing (jaga jarak) begitu juga body distancing (hindari kontak tubuh secara langsung),” demikian sembari meminta juga menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfotik NTB sekaligus Koordinator Posko Waspada COVID-19 NTB, yaitu I Gede Putu Aryadi meminta kepada masyarakat tetap tenang dan tetap waspada.

Ia secara tegas menepis semua adanya isu yang berkembang ditengah masyarakat. Yang mana digembar gemborkan bahwa ada warga NTB di sejumlah Kabupaten/Kota positif corona.

“Isu yang berada diluar itu tidak benar. Kita anggap masih hoaks. Dan kami minta kepada masyarakat agar tenang dan tida panik serta tidak mudah percaya atau termakan isu (hoaks),” tegasnya. (red)