Kadikes NTB Sedih, Warga yang Dirawat Karena Sakit Harus Diusir Dikampungnya -->

Iklan 970x250px

Kadikes NTB Sedih, Warga yang Dirawat Karena Sakit Harus Diusir Dikampungnya

Senin, 23 Maret 2020

Foto: Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr Nurhandini Eka Dewi. (O'im)


Mataram, Incinews.net: Virus Corona (Covid-19) telah berdampak tidak hanya secara ekonomi tapi telah merusak hubungan sosial ditengah masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr Nurhandini Eka Dewi mengungkapkan, 
saya mendapatkan informasi hari ini ada di Sumbawa Barat 2 orang positif korona sekarang dirawat di rumah sakit Provinsi. "Kita tidak ada pasien dari Sumbawa Barat di Rumah Sakit Provinsi. ini saja sudah nggak pas, dan ada lagi yang ngomong dari labuapi positif Bukan hanya dia 4 orang anaknya juga Positif itu juga tidak pas," sebutnya, senin (23/3/2020).

Ia pun meminta bantuan kepada teman-teman Wartawan Untuk meluruskan berita ini.  "ya Allah, mari kita doakan yang sakit, sakitnya semoga cepat sembuh. Jangan dijadikan bahan  candaan rumor-rumor seperti ini. Saya kadang-kadang gimana ya sebagai dokter kasihan keluarganya gitu loh," sedihnya.

Selain itu, kata dr Nurhandini Eka Dewi, maaf ya sekarang masyarakat sudah mulai stigma dimana ada yang tidak menerima pasien pulang di rumah sakit,  tidak mau diterima sama kampungnya.

"itu diusir ada loh, padahal dia sakit biasa kerena dia dirawat dirumah sakit, bukan sakit menular yang bisa menyebabkan orang tertular. Kalau dia sudah pulang di rumah sakit kan sudah kita nyatakan dia sembuh. Tapi ada Bapak Ibu yang ditolak oleh kampungnya, sampai kita harus pendekatan dulu baik-baik supaya bisa diterima," katanya. (red)