Incinews.net
Senin, 10 Februari 2020, 17.07 WIB
Last Updated 2020-02-10T19:51:51Z
HeadlineSosial

Ketua TP-PKK NTB Minta BKMT Bersinergi Aktifkan Dasa Wisma

Foto: Ketua TP-PKK Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah Bersama Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT). (O'im)

Mataram, incinews.net: Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) menyambangi Ketua TP-PKK Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah di pendopo Gubernur NTB, Senin (10/2/2020).

Silaturahmi tersebut dalam rangka memperkenalkan pengurus-pengurus baru BKMT yang akan dilantik pada 22 Februari mendatang kepada Ketua TP-PKK NTB, Hj. Niken.

Pada acara pelantikan Badan Kontak Majelis Taklim periode 2020/2025 ini, BKMT meminta kesediaan Hj. Niken Saptarini untuk berkenan hadir sebagai sesepuh dari komunitas-komunitas wanita di NTB. 

Hj. Niken Saptarini mengaku senang dan menyambut hangat undangan dari BKMT tersebut. "InsyaAllah dengan senang hati saya akan hadir, semoga tidak ada halang dan rintangan," ungkapnya.

lebih jauh, Hj. Niken Saptarini meminta BKMT untuk bersinergi dalam mengaktifkan kembali Dasa Wisma di daerah masing-masing. 

Hal ini menurutnya penting. Dasa Wisma memiliki banyak manfaat bagi masyarakat. Maka, dengan bekerjasama, Dasa Wisma akan segera aktif di tengah masyarakat kita.

BKMT merupakan bagian penting dalam mengaktifkan kembali Dasa Wisma. "Mari kita serukan bersama-sama, sehingga Dasa Wisma ini dapat lebih aktif lagi," tutur Hj. Niken.

Terakhir, Hj. Niken berharap agar organisasi atau komunitas wanita di NTB dapat terus membangun sinergi dalam mewujudkan NTB yang lebih baik kedepannya.

Kehadiran para pengurus BKMT yang kompak dengan pakaian warna senada ini, dipimpin langsung oleh ketuanya, Hj. Siti Rohulfauzah. Turut mendampingi kunjungan tersebut dua orang ustad dari BKMT. 

Ketua BKMT Hj. Siti mengaku senang dapat bersilaturrahmi dengan Ketua TP-PKK Hj. Niken. "Alhamdulillah kami sangat bahagia dan kami BKMT dengan senang hati bersinergi bersama TP-PKK dalam membangkitkan Dasa Wisma, terlebih di daerah kami masing-masing," lanjut Hj. Siti. (inc)