Video Viral Terkapar dan Pingsan di Mall Mataram Dipastikan Bukan Virus Corona -->

Iklan 970x250px

Video Viral Terkapar dan Pingsan di Mall Mataram Dipastikan Bukan Virus Corona

Jumat, 31 Januari 2020
Foto: (ist/O'im)

Mataram,Incinews.net, Kota Mataram digegerkan dengan video seorang pria yang terkapar dan pingsan pusat perbelanjaan Lombok Epicentrum Mall (LEM). Video yang beredar senin malam (27/1) langsung viral. Karena cukup banyak komentar yang menyatakan, pria tersebut tersungkur karena terjangkit virus Corona dan saat ini menjadi pembahasan seantero Indonesia.

Polresta Mataram langsung melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kebenaran informasi ini. Hasilnya, pria tersebut mengidap epilepsi. “Dia sudah dirawat di RSUD Kota Mataram. Hasil keterangan dokter menyatakan dia mengidap epilepsi,” terang Kabag Ops Polresta Mataram, Kompol Taufik, S.I.P, di Media Center Mapolresta Mataram, Rabu (29/1).

Kepastian juga setelah Kepolisian mendatangi rumah korban. Dari keterangan pihak keluarga. Korban memang menderita epilepsi dan sudah sering terjadi. “Itu sudah kita konfirmasi yang bersangkutan hari ini. Sekitar pukul 09.30 Wita korban sudah melakukan aktivitas seperti biasa,” ungkapnya.

Dengan hasil pemeriksaan kepolisian ini. Taufik menegaskan, video viral yang sudah menyebar dan mengisukan pria Terkapar akibat virus Corona dipastikan tidak benar. ” Gak ada hubungannya dengan virus Corona. Perlu digaris bawahi itu,” papar Kabag Ops Polresta Mataram.

Warga Mataram memang dihebohkan dengan video berdurasi 19 detik itu. Karena terus diunggah dan dibagikan ke beberapa akun media sosial. Sontak saja, beragam komentar langsung menghiasi kolom komentar media sosial. Warga saling berbalas komentar. Padahal pria asal Cakranegara tersebut pingsan karena epilepsi yang diderita.

Tentang kejadian ini. Kepolisian meminta warga tidak terlalu cepat percaya dengan isu yang berkembang di media sosial. Masyarakat juga diminta untuk lebih cermat menyikapi isu yang belum jelas kebenarannya. ‘’

Jangan percaya begitu saja. Kan kita belum tahu persis kebenarannya seperti apa. Perlu dikroscek dulu seperti apa. Karena itu jatuhnya akan meresahkan masyarakat saja. Kita harus lebih cermat menyikapi peristiwa seperti ini,’’ pinta Kompol Taufik, S.I.P. (Inc)