Takut Dosa dan Merasa Berkecukupan, 21 KPM Program PKH Bima Mengundurkan Diri

Iklan 970x250px

Takut Dosa dan Merasa Berkecukupan, 21 KPM Program PKH Bima Mengundurkan Diri

Friday, December 6, 2019

KPM Program PKH Mengundurkan diri
Bima,Incinews.Net-  sebanyak 21 orang warga Desa Sagiang Kecamatan Wera mengundurkan diri dari Program keluarga Harapan (PKH).
Jokomalis selaku TKSK Wera mengatakan, deklarasi pengunduran diri 21 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program keluarga harapan, dilakukan di kantor desa sangiang dan disaksikan oleh BPD serta Pendamping PKH, Dra Nurlailah, pada selasa (3/12/2019).
“Mereka mengundurkan diri tanpa paksaan dari siapapun”, kata Jokomalis.
Penolakan mereka,bukan karena Program andalan Kementerian Sosial RI tersebut di anggap bermasalah, tetapi dirasakan manfaatnya sangat membantu peningkatan Ekonomi  KPM selama menerima bantuan PKH, sehingga mereka sudah merasa cukup mampu, memenuhi kebutuhannya tanpa bantuan dari Program PKH, jelas Jokomalis.

"Salah satu KPM PKH, Erwida Subandi misalnya, mengundurkan diri karena ekonominya meninkat dan bisa mandiri, hingga sekarang sudah memiliki usaha yakni menjadi Agen Briling Bank BRI", terang Jokomalis.

Sedangkan salah seorang KPM, Erwinda Subandi menjelaskan, pengunduran diri dari kepesertaan program PKH, karena kehidupan ekonomi sudah cukup mampu, ungkapnya.

“Banyak yang sudah sejahtera, dengan usaha dagang masing-masing”, kata Erwinda. 

Dikatakanya, keikut sertaan menjadi keluarga penerima manfaat, ada yang  sejak tahun 2008, dari 21 orang yang mengundurkan diri. “Kami tidak akan menyesal, karena tidak mau membohongi diri sendiri dan takut dosa, masa masih mau dibilang tidak mampu, padahal sebenarnya mampu”, tutup Erwinda. (Inc)