Nelayan Asal Bima terdampar 10 hari di Laut, Bertahan Hidup Minum Air Laut dan Solar -->

Iklan 970x250px

Nelayan Asal Bima terdampar 10 hari di Laut, Bertahan Hidup Minum Air Laut dan Solar

Rabu, 24 Juli 2019

Mataram, incinews.net-Siapa yang bisa membayangkan betapa mengerikannya terombang-ambing di lautan tanpa tahu apakah ada orang yang akan menyelamatkan. Bahkan, seorang penyelam profesional pun ternyata hampir tak kuat menahan penderitaan tersebut.

Bapak Ibrahim (50 tahun) nelayan asal Desa Nipa Dusun sangiang Kec.Ambalawi kabupaten Bima terdampar selama 10 hari ditengah laut. Ibrahim dikabarkan hilang sejak 13 Juli lalu.Selama terombang-ambing di tengah laut, ia kehabisan bekal. Untuk bertahan hidup, Ibrahim memakan bungkusan rokok dan meminum solar campur Air laut.

Rovin, Saat dimintai keterangannya saat menjemput Bapak Ibrahim, menjelaskan, star dari rumah untuk pergi melaut dilaut Tambora. Di tengah perjalan mesin perahu beliau rusak, di tengah laut beliau berusaha mendayung perahunya untuk menepi di daratan tapi arus deras laut menghanyutkan perahu Pak Ibrahim sampai ke tengah lautan Akhirnya beliau kehilangan arah. "Selama 10 hari 10 malam terapung di tengah laut"kata Rovi Putra Ambalawi Mataram, aktif Bekerja Di BPBD Provinsi NTB, (23/7/2019)

Ditengah laut, sambung ia, hanya minum air Laut dan Solar untuk bisa bertahan hidup.Beberapa kali beliau mencoba untuk meminta bantuan kepada kapal besar yg melintasi Selat sumbawa-Lombok tapi tidak berhasil.

Akhirnya hari ke-10  Pak Ibrahim di bawa arus sampai ke Selat Bali-Lombok, tepat pada pukul 08:00 wita di temukan oleh Bapak Suherman (40 tahun) Nelayan Asal Dusun Embar-embar Desa Akar-Akar Kecamatan Bayan Kab.Lombok utara.

Om Rovin, sapaan akrabnya, Untuk Sementara beliau nginap salah satu Rumah di Mataram. Saat ditemukan beliau dalam keadaan lemas dan kusut. "Alhamdulillah beliau bisa selamat,"sebutnya.

Iyapun berharap mudah-mudahan pemerintah kabupaten Bima dan pemerintah propinsi NTB agar dapat memberikan bantuan kepada bapak ibrahim, "agar beliau bisa melaut kembali karna itu adalah satu-satunya mata pencaharian beliau,"tuntupnya. (Inc)