KPID NTB Harapkan Partisipasi Masyarakat Dalam Awasi Isi Penyiaran -->

Iklan 970x250px

KPID NTB Harapkan Partisipasi Masyarakat Dalam Awasi Isi Penyiaran

Minggu, 07 Juli 2019

Ketua KPID Provinsi Nusa Tenggara Barat, Yusron Saori,M.Pd
Saat Memberikan Materi di Kampus IAIM Bima

Kota Bima,Incinews,Net- Giat Media Literasi dilaksanakan oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB), di Kampus Institute Agama Islam (IAI) Muhammadiyah Bima, diikuti oleh Ratusan orang yang terdiri dari Masyarakat,Mahasiswa dan Siswa serta Media Radio dan TV yang ada di Kota dan Kabupaten Bima.Pada Sabtu (06/7).

Hadir sebagai pembicara Ketua dan wakil Ketua KPID NTB,Yusron Saudi,M.Pd dan Yani,MM, serta Hendra,M.Si, selaku Wakil Rektor IAIM Bima.

Kegiatan mengangkat Tema" Peningkatan Kapasitas Pengawasan Isi Siaran TV dan Radio bagi Pelajar, Mahasiswa dan masyarakat Umum”.

Menurut Yusron Saori,MP.d, Lembaga Penyiaran tidak bisa seenaknya untuk dibentuk oleh perorangan atau kelompok, semua haruslah berdasarkan Hukum yang ada atau ijin Penyiaran, ungkapnya. Baca Juga : https://www.incinews.net/2019/07/kpid-ntb-gelar-literasi-media-di-kampus.html

“Seperti Televisi,Radio, Media Komunitas, Perusahaan Pers, haruslah berbadan hukum, barulah bisa melaksanakan transmisi informasi”,Kata Yusron Saori.

Dasar Hukum Pelaksanaan Pengawasan isi ataupun Konten Penyiaran bagi Anggota Komisi Penyiaran (KPI) seluruh Indoensia, termasuk di Nusa tenggara Barat ialah Undang-undang 32 Tahun 2002 Tentang Penyiaran, Jelasnya.

Dikatakan Saori, tujuan dari dilaksankan Literasi Media terhadap masyarakat dan mahasiswa, supaya kedepanya masyarakat bisa menilai konten penyiaran mana yang boleh dan tidak atapun layak untuk disiarkan, dengan harapan setelah mereka paham, kemudian melaporkan pada KPI Daerah, mengenai isi penyiaran yang dianggap bertentangan dengan undang-undang 32 tahun 2002,Terangnya.

“Aturan juga memberikan perlindungan khusus pada anak-anak, supaya tidak mengaksis informasi yang belum layak mereka konsumsi dan menjadi Objek penting untuk dilindungi”,Katanya.

Sedangkan Anda Yani,MM. Menambahkan KPID adalah Lembaga Independen Pemerintah yang bergerak mengawasi Isi Penyiaran di Indosia.

“Ada Beberapa lembaga penyiaran seperti, lembaga penyiaran Publik, swasta dan Lembaga Penyiaran Komunitas”,Katanya.

KPID NTB terus melakukan Literasi Media di setiap tahunya, namun di Pulau Sumbawa baru kampus IAIM Bima dan Universitas di Sumbawa, kedepan semua kampus akan diupayakan sosialisasi hal sama.Tutup Anda Yani. (Inc).