Incinews.net
Sabtu, 14 Maret 2026, 00.23 WIB
Last Updated 2026-03-13T16:23:02Z
BNN Kabupaten BimaBNN RIHukrimLawan NarkobaOrganisasiOrganisasi SosialPolri

Pemuda Patriot Nusantara NTB Gelar Bincang Penyuluhan Anti Narkoba di Bima

Foto: Saat kegiatan berlangsung (sumber:ist)


Incinews.net – Pemuda Patriot Nusantara wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar kegiatan bincang penyuluhan terkait bahaya narkoba di Speckta Coffee, Jumat (13/3/2026) malam.


Ketua panitia pelaksana, Firdaus dalam laporannya mengungkapkan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemuda Patriot Nusantara dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI.


Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya penyalahgunaan narkoba yang belakangan menjadi perhatian di sejumlah wilayah di NTB, khususnya di Bima.


“Di beberapa pelosok NTB, lebih khusus di Bima, persoalan narkoba telah menjadi trending topik. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dan edukasi bersama dalam melawan penyebaran narkoba,” ungkap Firdaus.


Sementara itu, Pelaksana tugas Pemuda Patriot Nusantara Wilayah NTB, Muadin mengatakan kegiatan tersebut mengusung tema “War on Drugs for Humanity”, yang merupakan tema besar dari Badan Narkotika Nasional RI.



Ia menilai tema tersebut perlu diterjemahkan secara lebih konkret untuk menjawab berbagai persoalan narkoba yang terjadi di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Kota dan Kabupaten Bima.


“Di tengah situasi kedaerahan dan sejumlah insiden yang terjadi, diharapkan kegiatan ini dapat membangun mindset masyarakat dalam meminimalisir pengaruh narkoba di Bima,” ujarnya.


Kegiatan bincang penyuluhan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya perwakilan BNN Bima, Kasat Narkoba Polres Bima Kota, mantan pengguna narkoba, serta kalangan akademisi.


Diskusi yang dimulai pukul 20.30 Wita hingga 23.00 Wita itu berlangsung interaktif. Sejumlah peserta yang hadir juga mempertanyakan peran BNN Bima serta mendorong pihak kepolisian agar memperkuat institusi sosial dalam mencegah penyebaran narkoba di tengah masyarakat.


Dalam pemaparannya, akademisi sekaligus kandidat doktor, Kaharudin menegaskan pentingnya memperkuat kualitas nilai dalam institusi sosial sebagai langkah pencegahan.


“Selain peran institusi Polri, penyebaran narkoba saat ini menggunakan sistem sindikat. Karena itu, melawan narkoba juga membutuhkan kerja bersama yang mengakar pada institusi sosial di masyarakat,” tegasnya.