Incinews.net
Rabu, 21 Januari 2026, 14.36 WIB
Last Updated 2026-01-21T06:37:06Z

Pesangon Tak Dibayar, Eks Pekerja CV Hilal Adukan Perusahaan ke Disnaker Kota Bima

Incinews.net. Kota Bima. Sejumlah eks pekerja CV Hilal di Kota Bima secara resmi melaporkan dugaan tidak dibayarkannya pesangon ke Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bima, Rabu (21/1/2026). Laporan tersebut disampaikan langsung oleh para pekerja yang merasa hak normatifnya diabaikan oleh perusahaan.

“Kami sementara ini empat orang yang melapor resmi, dan akan menyusul pekerja lain,” ujar salah satu eks karyawan CV Hilal kepada wartawan usai menyampaikan aduan di kantor Disnaker Kota Bima.

Sebelumnya, media ini memberitakan keluhan pekerja terkait adanya penambahan waktu kerja tanpa pertimbangan dan kesepakatan dari pihak manajemen CV Hilal. Namun hingga hubungan kerja berakhir, hak pesangon para pekerja disebut tidak kunjung dibayarkan.

Para pekerja mengaku telah berupaya menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan dengan pihak manajemen CV Hilal, perusahaan air minum bermerek “Asakota”. Namun upaya komunikasi tersebut tidak membuahkan hasil.

“Kami sudah mencoba bertemu dengan pihak manajer, tapi tidak pernah diberi kesempatan,” ungkap salah satu eks karyawan.

Meski hingga kini belum ada kejelasan, para pekerja berharap langkah pengaduan resmi ini dapat membuka jalan penyelesaian yang adil dan sesuai ketentuan hukum ketenagakerjaan.

Menanggapi laporan tersebut, Kepala Bidang Hubungan Industrial (HI) Disnaker Kota Bima, Azhar, membenarkan adanya aduan yang masuk dan menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti sesuai prosedur.

“Dengan adanya laporan resmi, secara fungsi dan sesuai juknis serta juklak, kami akan menindaklanjutinya melalui mekanisme yang berlaku,” kata Azhar.

Ia menjelaskan, tahapan awal yang akan ditempuh Disnaker adalah proses mediasi dengan memanggil kedua belah pihak.

“Mediasi bertujuan mempertemukan tuntutan pekerja dengan pihak perusahaan agar dicari solusi bersama,” jelasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen CV Hilal belum memberikan keterangan resmi terkait laporan dan tuntutan para eks pekerja tersebut. (Tim)