Incinews.net
Selasa, 24 Oktober 2023, 12.33 WIB
Last Updated 2023-10-24T04:36:34Z
HMIMahasiswaMataramNTBPemerintah

HMI : Kota Mataram Dapat Penghargaan Kota Ramah Anak Tapi Banyak Anak Terlantar, Pengemis dan Gelandangan

Foto: Riscky Febrian, Ketua Bidang PPD HMI Cabang Mataram.


INSAN CITA (inciNews.net) MATARAM -

Menjamurnya anak jalanan, pengemis, dan gelandangan di Kota Mataram seharusnya menjadi salah satu perhatian penting pemerintah Kota Mataram. Aktivitas dan keberadaan mereka kerap muncul di simpang jalan utama dan dianggap menganggu aktivitas warga Kota Mataram.

Melihat fenomena demikian, Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Mataram menilai Pemerintah Kota Mataram belum serius mengatasi persoalan anak jalanan, dan gelandangan yang ada di Mataram. 

Riscky Febrian, Ketua Bidang PPD HMI Cabang Mataram, mengatakan menjamurnya anak jalanan, pengemis, dan gelandangan di Kota Mataram seharusnya menjadi salah satu perhatian penting pemerintah Kota Mataram. Pemerintah kota semestinya melakukan penertiban sekaligus pembinaan kepada anak jalanan dan gelandangan agar tidak mengulangi aktivitas mengemis di jalanan.

"Pemerintah harus tegas untuk penertiban dan juga mesti dilakukan pembinaan agar tidak mengulangi aktivitas mengemis kembali,"Kata Riscky. Selasa (24/10/2023).

Selain itu juga, Riscky, menyatakan bahwa mataram sebagai ibukota Provinsi NTB yang mendapatkan predikat kota ramah anak harus menghadirkan perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak, tidak ada lagi anak yang mengemis bahkan menggelandang di jalanan.

"Kota Mataram ini kan mendapatkan penghargaan kota ramah anak. Jangan sampai penghargaan itu kemudian tidak sesuai dengan realitas yang terjadi di lapangan. Pemerintah harus hadir dalam perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak yang ada di Kota Mataram". Ujar Riscky

Ketua umum HMI Cabang Mataram, Dwi Alam Ananami menyatakan bahwa aktivitas anjal dan gelandangan ini belum selesai ditangani oleh pemkot. 

"Aktivitas anjal dan gelandangan ini rasa-rasanya susah sekali diselesaikan oleh pemkot. Kalaupun ada oknum yang mengorganisir atau memanfaatkan mereka ya diberantas sampai akar-akarnya". Terang Alan

Lebih lanjut, Dwi Alam Ananami mengungkapkan bahwa HMI Cabang Mataram akan terus berupaya menyampaikan kritik dan masukan untuk perubahan dan kebaikan Kota Mataram. 

"Bagaimanapun juga Kota Mataram ini tempat kami beraktivitas. Setiap problem yang ada menjadi tanggung jawab kita bersama. Kebetulan HMI sebagai organisasi mahasiswa memiliki peranan untuk menyampaikan kritik dan saran perbaikan untuk Kota Mataram ini". Ungkap Alan Ananami