Harga Cabai Makin Pedas, Dinas Ketahanan Pangan NTB Gelar Pangan Murah -->

Iklan 970x250px

Harga Cabai Makin Pedas, Dinas Ketahanan Pangan NTB Gelar Pangan Murah

Jumat, 22 Januari 2021
Foto: Gelar Pangan Murah yang dilaksanakan di halaman kantor Dinas Perdagangan Provinsi NTB diserbu pembeli dengan protokol kesehatan.


MEDia insan cita, Mataram: Dalam rangka stabilisasi harga dan pasokan pangan, terutama disaat harga cabai rawit yang melonjak tinggi Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB melaksanakan Gelar Pangan Murah disejumlah titik kabupaten kota di NTB. Hal ini  berlangsung sejak hari kemarin tanggal 12 januari hingga 24 besok.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB Drs. H. Fathul Gani, M.Si mengatakan, hal ini dilakukan untuk stabilisasi harga pasokan pangan terutama harga cabai yang naik. Kenaikan harga tersebut berlaku di beberapa pasar di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Kenaikan disebabkan oleh cuaca akhir-akhir ini yang memasuki musim penghujan sehingga berpengaruh terhadap stok cabai dari petani. Harga cabai yang naik berakibat pada minimnya omzet penjualan dari pedagang," sebutnya kemarin saat ditemui di ruanganya.

Ia juga mengungkapkan sekarang kita sedang gencarkan Gelar Pangan Murah karena fokus kita adalah cabai, hal itu merupakan masalah nasional. "Dari Badan Ketahanan Pangan Nasional mengintruksi kita untuk mengintervensi harga cabe di daerah," kata Fathul Gani.

Lanjutnya, harga cabai di NTB sekarang berada pada kisaran RP 75 ribu sampai RP 100 ribu per kilogram. Dengan kita mengadakan Gelar Pangan Murah ini, ia katakan, kita dapat membantu masyarakat. Dan kita juga mengambil cabai pada sentral-sentral binaan kita di Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) dibeberapa lokasi terutama di Lombok Timur.

"Itu yang kita coba lakukan intervensi sehingga dalam Gelar Pangan Murah ini, cabai kita bisa dijual dengan harga RP 45 ribu/Kg. Jadi memang sangat jauh dari harga pasar," ungkapnya

Untuk Harga-harga lain cenderung konstan seperti beras, telur ayam dan kebutuhan pokok pangan lainnya cenderung stabil.

"Dengan harapan kami, masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan cabai dengan harga terjangkau terutama kelas menengah kebawah," terangnya.

Pastinya menjual beraneka ragam pangan dengan harga murah menggunakan Mobil Pasar Mitra Tani (Mobil PMT) Pangan yang tersedia seperti Beras 44.000/5kg, Cabai rawit 45.000/kg, Tomat 8.000/kg, Cabe Merah 8.000/seperempat, Bawang Merah 28.000/kg, Bawang Putih  Import 20.000/kg,Bawang Putih Lokal 35.000  /kg, Telur 42.000/Trey

Antusias warga dari hari ke hari makin meningkat. Tampak pada hari kemarin saat media ini pantau langsung di halaman depan kantor Dinas Perdaganggan dan di Bumi perkemahan jakamandala Kota Mataram antusias warga sangat tinggi terlihat antrian pengunjung sudah banyak meski belum dibuka. 

Ibu yati warga di kota mataram kekalik, mengungkapkan, saya merasa terbantu dengan diadakan pasar murah ini. 

"Terimaksih kadis Ketahanan pangan NTB, bisa membantu masyarakat ditengah corona, dan sejumlah harga yang makin naik bisa terbantu dengan adanya pasar murah ini, "ungkapnya. (Red/O'im)