DPD PGK Kota Bima Resmi Dilantik, Imam Wahyudin Dikukuhkan Jadi Ketua -->

Iklan 970x250px

DPD PGK Kota Bima Resmi Dilantik, Imam Wahyudin Dikukuhkan Jadi Ketua

Incinews.net
Senin, 07 Desember 2020
Foto: Pamflet Ucapan Selamat kepada DPD PGK Kota Bima Oleh Ketua Umum dan Bapak Kapolda NTB.

MEDIA insan Cita, Mataram: Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (DPD PGK) Kota Bima resmi di kukuhkan di Narmada Convention hall bersama pengurus DPD kabupaten-Kota SeNTB, Sabtu (6/12/2020)

Ketua Umum DPD Kota Bima 
Imam Wahyudin SH, (PGK) mengatakan, ini adalah sebagai wadah berhimpunnya para aktivis pemuda dan mahasiswa agar senantiasa merawat kesadaran sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.

"Ucapan terimakasih saya sampaikan kepada pemerintah Kota Bima dan Kapolres Bima Kota telah terbuka dalam membangun sinergitas untuk mamastikan bahwasanya PGK kota bima sebagi wadah penghimpun dalam mencetak pemimpin-pemimpin muda Bangsa yang akan bertanggung jawab atas tonggak sejarah perubahan," katanya.

Perkumpulan Gerakan Kebangsaan ( PGK) adalah organisasi Pemuda dan mahasiswa yang awalnya merupakan gabungan dari alumni kelompok Cipayung Plus.

Pembentukan PGK diprakarsai oleh Bursah Zarnubi bersama Chrisman Damanik (Mantan Ketua Presidium GMNI), Mulyadi P Tamsir (Mantan Ketum PB HMI) Karman BM (Mantan Ketum GPII) Angelo Wakekako, (Mantan Ketua Presidium PP PMKRI) Beni Pramula (Mantan Ketum DPP IMM), Sabili (Ketum Pemuda Muslimin Indonesia) Aminullah Siagian (Ketum Hima Al Wasliyah), Nizar Ahmad Saputra (Ketum HIMA PERSIS), dan Riyan Hidayat (Aktivis BEM).

Sementara itu Kapolda NTB, Irjen. Pol. M. Iqbal dalam sambutannya mengatakan, pembukaan kegiatan pelantikan serentak pengurus DPD PGK kota kabupaten SeNTB dan pelatihan kepemimpinan Bangsa mengakui bahwa Polisi membutuhkan para pemuda untuk mendukung terwujudnya Kamtibmas. 

"Agar kondusif di era Pandemi Covid-19 dan Pilkada serentak 2020," ungkapnya.

Ia menilai, sambungnya, saya yang membutuhkan pemuda (PGK), karena tugas-tugas Polri itu tidak bisa diemban sendiri, "TNI-POLRI itu membutuhkan masyarakat (seperti pemuda) untuk memelihara Kamtibmas apalagi di era Pandemi Covid dan Pilkada serentak," kata Kapolda NTB Irjen Pol, M Iqbal. (red/yud)