Pacu Semangat Generasi Muda Jadi Wirausaha, Pemrov NTB Gelar PKW -->

Iklan 970x250px

Pacu Semangat Generasi Muda Jadi Wirausaha, Pemrov NTB Gelar PKW

Selasa, 10 November 2020
Foto: Acar Penyelenggaraan Pelatihan Keterampilan Kewirausahaan (PKW) dan Wira Kriya Sinergitas Dekranas dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dan PT. Telkom di Destinasi Prioritas Mandalika yang berlangsung di Hotel The Jayakarta. (ist/O'im)


Lombok Barat, incinews.net: Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus mendorong generasi muda untuk berwirausaha, salah satunya melalui pelestarian berbagai kerajinan yang ada disetiap daerah. Hari ini, ikhtiar kembali dilakukan dengan menyelenggarakan   Pelatihan Keterampilan Kewirausahaan (PKW) dan Wira Kriya Sinergitas Dekranas dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dan PT. Telkom di Destinasi Prioritas Mandalika yang berlangsung di Hotel The Jayakarta, Lombok Barat, Senin (9/11/2020).

Kegiatan ini menjadi pelecut bagi generasi muda untuk terus semangat dalam berkarya dan mengubah mindset untuk menjadi wirausaha muda yang baik. “Harapan kami agar seluruh peserta dapat belajar dengan lebih baik, untuk belajar dan bertanya bagaimana  menjadi wirausaha yang sukses dan mendapatkan kecakan untuk melakukan kegiatan usaha yang melestarikan kerajinan didaerah kita” tutur Ketua Dekranasna Provinsi NTB Hj.Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah saat memberikan sambutan. 

Selain itu, Bunda Niken sapaan akrabnya, juga berharap agar wirausaha baru dapat memberikan kontribusi dalam membantu perekonomian yang ada di Provinsi NTB. 

“Sebanyak 200 wirausaha baru akan hadir dan memberikan kontribusi untuk menggairahkan kembali perekonomian yang saat ini sedang ditimpa pandemic covid19 dan tentu saja memberikan kontribusi untuk NTB sehingga tercapai NTB Gemilang dan Indonesia maju” ujar Ketua TP PKK Provinsi NTB tersebut. 

Koordinator Super Destinasi Perioritas Mandalika NTB Inong Fajar Nasution menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan wirausaha – wirausaha baru kerajinan yang bernilai tinggi sehingga dapat membantu pereknomian warga sekitar.

“Kegiatan ini merupakan salah stau dukungan Dekranas untuk program pemerintah untuk memajukan dan  menumbuhkan wirausaha-wirausaha baru khususnya kerajinan atau kriya yang menjunjunbg tinggi budaya lokal setempat di lima destinasi super perioritas yakni di Mandalika, Borobudur, Danau Toba, dan Labuan Bajo” jelasnya.

Peserta yang mengikuti pelatihan merupakan generasi milenial terdiri dari usia 15 hingga 30 tahun yang diutamakan adalah remaja-remaja putus sekolah atau yang belum memiliki pekerjaan tetap. Diselenggarakan 

Diikuti sebanyak 200 peserta dari Lembaga Pusat Belajar yakni PKBM Bani Hasyim  sebanyak 28 peserta kerajinan sablon kaos, PBN Montong Sejahtera sebanyak 29 peserta dengan kerajinan sablon kaos, SMKN 1 Pujut, SMKN 3 Pujut sebanyak 28 peserta dengan kerajinan batik, SMKN 1 Praya Timur sebanyak 28 peserta dengan Kerajinan ketak dan rotan, SMK Lilwalidain NW sebanyak 29 peserta kerajinan bamboo dan batok kelapa dan SMKN 1 Lembar sebanyak 28 peserta dengan kerajinan cukli.

Salah satu peserta Sudirman dari SMKN 3 Pujut mengaku sangat bangga untuk bisa mengikuti kegiatan Pelatihan PKW & Wira Kriya tersebut. “Semoga kami bisa mengembangkan produk-produk lokal yang ada di Lombok baik itu secara tingkat nasional maupun internasional” harapnya. (red)