Bermasalah, Kadis PUPR dan Kabid Cipta Karya Didesak di Copot -->

Iklan 970x250px

Bermasalah, Kadis PUPR dan Kabid Cipta Karya Didesak di Copot

Sabtu, 25 Juli 2020
Foto: Dhen Malaka. (ist/O'im)

Kota Bima, incinews.net: Ketua Umum Persatuan Aktivis Asakota, Dhen Malaka menilai kinerja kadis PUPR dan kabid cipta karya dibawah kepemimpinan LUTFI-FERI di Kota Bima selalu bermasalah dalam melaksanakan tugasnya.

Pasalnya sudah dua kali bermasalah, yang pertama pembangunan taman kodo,  sekarang lagi proyek penimbunan lapangan jatiwangi juga bermasalah. 

"Dua masalah ini membuktikan kinerja mereka,  bahwa kadis PUPR dan kabid cipta karya tidak cocok untuk menempati posisi itu," ujar Dhen Malaka. Sabtu, (25/7/2020)

Dari hasil investigasi kami,  Jumlah anggaran proyek tersebut sekitar Rp. 139 Juta dengan jumlah tanah yang ditimbun sekitar 240 dum truck dengan harga Rp. 80 ribu/dum truck.

"Memang penimbunan tersebut  untuk masyarakat, tapi bukan persoalan itu,  melainkan persoalan penyalahgunaan anggaran negara dan gagalnya Dinas PUPR dan kabid cipta karya dalam menjalankan tugasnya," sesalnya.

Pemerintah punya instrumen dan data yang lengkap, ada di DPPKAD yang lebih tahu tentang aset daerah.

"Seharusnya Dinas PUPR, sebelum melakukan penimbunan  lapangan Jatiwangi, mestinya berkoordinasi  dengan DPPKAD bidang aset daerah" ujarnya

Kata ia, Ini menunjukkan SDM nya lemah dan tidak pahamnya kadis PUPR dan kabid cipta karya dalam menjalankan  tugasnya

"Kami meminta walikota bima agar mencopot kadis PUPR dan Kabid cipta karya dari jabatannya "Eks Kasi di salah satu Kelurahan",  karena sudah 2 kali blunder Kota bima butuh perubahan " ujar dhen malaka.

Wali Kota Bima Dikonfirmasi lewat WhatsApp hingga berita ini dinaikan, belum ada respon. (red)