Berkat Bantuan Kelompok RPKW, Bocah Pengidap Tumor di Bima Bisa Dirawat RSUP Sanglah Bali -->

Iklan 970x250px

Berkat Bantuan Kelompok RPKW, Bocah Pengidap Tumor di Bima Bisa Dirawat RSUP Sanglah Bali

Jumat, 29 Mei 2020
Foto: Anggota Relawan Peduli Kesehatan Warga (RPKW) desa Dumu saat mengantar Rasti Aprilia Pengidap Tumor beserta Keluarga dan Orang tua. 

Bima, incinews.net: Sungguh malang nasib Rasti Aprilia (7thn) asal desa Dumu Kecamatan Langgudu. Yang mengidap tumor ganas di bagian mata kanan sehingga dilarikan di RSUP Sanglah Denpasar.

"Akibat tidak tidak mampu ditangani di RSUD Bima sehingga anak saya harus diberangkatkan di RSUP Sanglah Denpasar sekitar pukul 15:30 wita" kata Mahmud orang tua Rasti Aprilia. Sabtu (29/05/20)

Lanjut Mahmud, namun derita yang dialami oleh anaknya sudah cukup lama, apalagi dengan kehidupan yang serba terbatas membuat dirinya tidak bisa berbuat apa-apa.

Diakuinya, bahwa selama ini tidak ada perhatian samasekali dari pemerintah Daerah maupu pemerintah desa setempat untuk membatunya. Sementara dirinya sangat mengharapkan bantuan demi kesembuhan seorang puterinya.

"Tapi saya merasa bersyukur dan mengucapkan terimakasih banyak kepada anggota Relawan Peduli Kesehatan Warga (RPKW) desa Dumu. Yang telah membantu kami, sehingga anak saya hari ini bisa diberangkatkan di RSUP Sanglah Denpasar," terangnya

Hal ini dibenarkan oleh ketua RPKW Abdul Gani, S.Pd, bahwa dirinya bersama anggotanya sudah melakukan minta bantuan kepada masyarakat desa Dumu. Untuk membantu Rasti Aprilia yang akan diberangkatkan di RSUP Sanglah Denpasar.

"Namun yang membuat saya kecewa karena Pemerintah desa setempat tidak memberikan bantuan sedikitpun. Bahkan saya menelpon bendaharanya desa untuk meminta bantuan. Tapi bendahara jawab tidak ada anggaran pemberdayaan untuk masyarakat malah dia menyuruh saya untuk menanyakan anggaran tersebut ke Dinas BPMdes" kesalnya 

Ia pun mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah memberikan bantuan. "Mudah-mudahan Rasti Aprilia juga bisa sembuh seperti semula,"tutupnya. (red)