Sempat Ditutup, Lombok Epicentrum Mall Kembali Dibuka, Polisi Ingatkan Pengunjung Pakai Masker -->

Iklan 970x250px

Sempat Ditutup, Lombok Epicentrum Mall Kembali Dibuka, Polisi Ingatkan Pengunjung Pakai Masker

Kamis, 23 April 2020
Foto: Terlihat Saat Anggota Polres Mataram Memberikan Imbauan kepada Pegawai LEM (ist/O'im). 

Mataram, incinews.net: Setalah dilakukan penutupan sementara Lombok Epicentrum Mall (LEM) oleh pihak pengelola untuk menghindari potensi penyebaran Covid-19 lebih meluas pada Jumat, 27 Maret Bulan kemarin, Lombok Epicentrum Mall (LEM) kini mulai buka kembali hari rabu 22 april 2020.

Beroperasinya LEM Setelah melalui berbagai pertimbangan, dan berkomunikasi dengan pemerintah, "kami akan hadir kembali melayani warga NTB,” kata General Manager LEM Salim Abdad.

Hampir semua tenant di LEM akan beroperasi seperti biasa. Kecuali tenant yang dilarang pemerintah terkait wabah virus Korona. “Misalnya bioskop XXI, tenant Karaoke, dan pusat permainan anak-anak, masih akan tutup,” jelasnya.

Jauh sebelum memutuskan untuk kembali buka, manajemen pusat perbelanjaan terbesar di daerah ini juga sudah melakukan langkah-langkah pengamanan dan menjalankan standar kesehatan. Seperti penyemprotan disinfektan ke seluruh barang atau benda yang ada di LEM.

“Setelah buka, kami berani menjamin LEM akan menjadi tempat paling aman dan nyaman bagi warga,” ungkap Salim.

Sebab, lanjutnya, standar keamanan dan kesehatan tidak hanya dilakukan sebelum LEM dibuka. Tapi juga saat sudah dibuka nanti. “Salah satu yang paling standar, setiap pengunjung, termasuk karyawan kita di sini wajib pakai masker. Tanpa masker, dilarang masuk ke LEM,” tegasnya.

Sementara, Polresta Mataram menghimbau pengunjung Lombok Epincentrum Mall (LEM) untuk tetap menggunakan masker. Himbauan diberikan dalam giat gabungan pasca LEM beroperasi setelah sempat tutup sejak awal April.

Giat ini menurunkan 40 orang personel. Mulai dari personel Sat Samaptha Polresta Mataram, personel Polsek Mataram dan personel Satpol PP Kota Mataram, Rabu (22/4/2020) pukul 10.45 wita.

Dengan berseragam lengkap. Petugas memberikan himbauan kepada pengunjung dan pedagang yang membuka gerai di LEM. Himbauan diberikan dalam rangka menekan penyebaran virus Covid-19 atau corona. Petugas dibagi tiga regu saat memberikan himbauan. Masing-masing regu memberi himbauan di lantai I, lantai II dan lantai III

Masing-masing regu memberikan himbauan tentang petunjuk maupun ketentuan penanganan covid-19. Mulai dari pengunjung maupun pedagang harus tetap menggunakan masker. Pengunjung dan pedagang juga diminta untuk tetap mengedepankan jaga jarak (sosial distancing) maupun physical distancing.

"Pengunjung dan pedagang harus tetap menggunakan masker. Kita minta juga untuk tetap menjaga kebersihan,’’ ungkap Wakasat Samapta Polresta Mataram, Iptu Zaini.

Petugas juga menghimbau pedagang kuliner atau kafe untuk tidak menjual atau tidak membolehkan makan di tempat. Petugas meminta pedagang untuk menyarankan pembeli membawa makanannya pulang.

"Kita juga sudah berikan himbauan kepada kafe kuliner atau outlet dan supermarket penjual sembako serta perkakas rumah tangga yang buka di LEM. Karena tidak semua outlet di LEM beroperasional,’’ bebernya.

Tidak ketinggalan, himbauan diberikan kepada manajemen LEM. Petugas diterima oleh bidang hukum LEM, Selamet Dwi Prabowo. Pengelola diminta untuk tetap mematuhi himbauan dan arahan pemerintah dalam menekan penyebaran covid-19.

‘’Pihak pengelola mengatakan sudah bekerjasama dengan PMI NTB untuk melakukan deteksi awal. Setiap pengunjung diperiksa suhu tubuhnya. Begitu juga dengan karyawannya diperiksa suhu tubuh sebelum memasuki LEM. Pengelola juga menyediakan hand sanitizer dan tempat cuci tangan di setiap pintu masuk,’’ kata IPTU Zaini. (red)