Bidang Hukum FPKT :“ Membangun Pemuda Artinya Bangun Indonesia" -->

Iklan 970x250px

Bidang Hukum FPKT :“ Membangun Pemuda Artinya Bangun Indonesia"

Jumat, 20 Maret 2020


Bima,Incinews.net- Karang Taruna “Harapan Bangsa” Desa Runggu Kecamatan Belo Kabupaten Bima, menggelar Dialog Kepemudaan dengan Tema “ Pemuda Pelopor Pembangunan”.Dilaksanakan di Aula Desa Runggu, pada Kamis (19/3).

Kegiatan tersebut menghadirkan Pembicara seperti Ketua Bidang Hukum dan Advokasi, Taufiqurrahman,S.Pd,SH, mewakili Forum Karang Taruna kabupaten Bima dan Wahyudinsyah,SH, MH, selaku Komissioner KPU daerah Kabupaten Bima.

Syahrul Gunawan, selaku ketua panitia pelaksana mengatakan, kegiatan dialog kepemudaan, meski baru pertamakalinya, namun menjadi alas pikir atau dilatar belakangi dengan adanya keresahan intelektual pemuda, melihat kondisi sosial masyarakat, khususnya pemuda yang mengalami degradasi, ujarnya.

“ Pemuda, lebih-lebih karang taruna sudah seharusnya memberikan kontribusi untuk Desa dan Daerah”, Kata Syahrul.

Disebutkan Syahrul, tujuan utama dari kegiatan karang taruna desa runggu dengan adanya dialog kepemudaan adalah merubah cara berfikir pemuda supaya terbuka dan bisa terus bersinergi dengan pemerintah desa dalam membangun desa runggu, termasuk kabupaten bima, jelasnya.

“ Tolak ukur pembangunan desa dan daerah bergantung bagaimana kemajuan berfikir dan bertindaknya pemuda”, terang Syahrul.

Sementara Nurdin, selaku ketua KT Desa Runggu dalam sambutanya, berharaop kegiatan seperti dialog pemuda tetap terus dilaksanakn pada masa-masa mendatang, mengingat memberikan kontribusi sosial bagi pemuda dan masyarakat, katanya.

Pada ruangan yang sama, Kades Runggu, Musmuliyadin, memberikan apresiasi dan akan terus mendukung kegiatan pemuda, selama itu rasional dan mampu dilaksanakan secara efektif.

Sedangkan Pembicara Taufiqurrahman dalam penyampainya mengingatkan bahwa Karang Taruna tidak hanya ada dalam skup desa melainkan ada di tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi dan pusat, ungkapnya.

“ Maka perli saling memberikan dukungan antara KT desa, KT Kecamatan, KT Kabupaten, sampai KT pusat”, kata pria yang biasa disapa opick ini.

Dikatakan Pemuda yang juga berprofesi sebagai Advokat/pengacara tersebut, pemuda sebelum kelahiran bangsa, telah memberikan corak pemikiran yang cemerlang yang memunculkan tindakan kolektif sehingga indonesia bisa merdeka, jelasnya.

“ Membangun pemuda artinya membangun masa depan indonesia lebih baik, tetapi jika pemuda dan pemudinya rusak maka habislah masa depan bangsa”, kata Opick.

Opick berharap seluruh komponen Desa runggu seperti Pemnerintah Desa, BPD, LPMD, Karang Taruna, Mahasiswa, tokoh masyarakat, agama dan tokoh perempuan, terus melakukan komunikasi untuk pembangunan Desa. “ Tanpa Komunikasi yang baik, maka tidak akan melahirkan kebijakan yang menguntungkan bagi desa”, tegasnya. (Red)