14 Hari Polda NTB Tangkap 398 Penjahat, 19 Orang Diantaranya Masih Dibawah Umur -->

Iklan 970x250px

14 Hari Polda NTB Tangkap 398 Penjahat, 19 Orang Diantaranya Masih Dibawah Umur

Incinews.net
Kamis, 27 Februari 2020
Foto: Para Pelaku di Kumpulkan Saat Konferensi pers di Lobi Command center Polda NTB. (ist/O'im)

Mataram, incinews.net: Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Tomsi Tohir M.Si dalam konferensi pers di Lobi Command center Polda NTB Rabu, (26/02) menuturkan bahwa dalam waktu 14 hari pelaksanaan Operasi Jaran Gatarin, Polda NTB berhasil menangkap 398 tersangka dan mengungkap 307 kasus 3 C (curas,curat dan curanmor)

Kapolda mengungkapkan selama Operasi jaran gatarin berlangsung, Polda NTB beserta jajaran berhasil mengamankan 32 orang tersangka yang sudah ditetapkan menjadi target Operasi

“dari semua target operasi ini, Polda NTB tetapkan 4 target operasi, Polres mataram 10 target operasi, Lobar 3 target, Lotara 2 target, Loteng 3 target, Lotim 2 target, KSB 1 target, sumbawa 2 target, dompu 1 target, sedangkan untuk polres bima kota dan kabupaten masing masing sebanyak 2 target operasi”. Ungkapnya

Beliau juga menambahkan sebanyak 366 orang yang diantaranya anak dibawah umur adalah pelaku  diluar target operasi yang berhasil diamankan

“19 diantaranya masih dibawah umur atau Anak- anak.” Tambahnya

Irjen Pol Drs. Tomsi Tohir  juga menjelaskan perbandingan hasil pelaksanaan operasi jaran gatarin ditahun 2019 dengan tahun ini mengalami kenaikan sebanyak 53 pengungkapan, dan untuk tersangkanya juga mengalami kenaikan  sebanyak 167 orang tersangka.

“dimana pada tahun 2019 kita berhasil mengungkap sebanyak 254 kasus, sedangkan tahun ini sebanyak 307 kasus, demikian juga tersangkanya yang pada tahun lalu kita menahan sebanyak 231 tersangka, tahun ini kita tahan sebanyak 398 orang.”jelasnya

Kapolda NTB menuturkan dalam konferensi pers tersebut bahwa lokasi sebagian besar kasus yang berhasil diungkap terjadi di daerah pemukiman penduduk, dia berharap kedepannya  masyarakat dan Polisi bisa bekerja sama dalam mengungkap dan menangkap para pelaku tindak kejahatan. (red)