Kiprah Perempuan di Bima, Diapresiasi Kompak NTB -->

Iklan 970x250px

Kiprah Perempuan di Bima, Diapresiasi Kompak NTB

Jumat, 13 Desember 2019


Bima,Incinews.Net- Kiprah perempuan Bima pada  beragam latar belakang kegiatan mendapat apresiasi dari pimpinan Program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK) NTB.
         
 Sebuah institusi yang didanai oleh Pemerintah Australia untuk mendukung Pemerintah Indonesia dalam mencapai target mengurangi tingkat kemiskinan dan mengatasi kesenjangan. 
             
Anja Kusuma, Provincial Manager KOMPAK Kamis (12/12) ketika diminta tanggapannya oleh pemandu acara Safriatna Ach pada Dialog Interaktif Praktik Baik Peran Perempuan Dalam Mewujudkan Pembangunan Desa di Ruang Rapat Bupati Bima menyampaikan pandangannya terkait kiprah tersebut.
               
"Pada lomba Inovasi Tingkat Nasional beberapa waktu lalu Kabupaten Bima berhasil menempati Top 45. Tidak mudah untuk mencapai posisi tersebut karena harus bersaing dengan ratusan kabupaten dan kota se-Indonesia", katanya.
         
Dikatakanya, capaian ini tentu saja  berkat ketokohan Bupati Bima dalam menginspirasi beragam kegiatan pemberdayaan perempuan di Bima". Jelas Anja pada dialog yang digagas  Perkumpulan Solidaritas Untuk Demokrasi (SOLUD) Bima bermitra dengan Seknas FITRA, KOMPAK dan Pemerintah Kabupaten Bima.
              
Dalam tata kelola dana desa pada tahun 2020 mendatang, inovasi Dana Insentif Desa (Dinda) dari Kabupaten Bima akan diadopsi di tingkat nasional. Menindak lanjuti hal ini, Bappenas dan Bank Dunia akan melakukan review di Kabupaten Bima tentang bagaimana dana desa tersebut dialokasikan di tingkat desa". Papar Anja Kusuma.
           
Anja juga menjelaskan progres dukungan KOMPAK dalam memfasilitasi perbaikan layanan dasar di Kabupaten Bima.
              
 KOMPAK mendukung layanan dasar administrasi kependudukan dan Alhamdulillah capaian Kabupaten Bima diatas target. 
        
Demikian halnya pada aspek regulasi telah diterbitkan Peraturan Bupati  "Kabua Ncore" sebagai pemicu inovasi-inovasi lain". Tambah Anja. (inc)