Sikapi Pro-Kontra Bandara dengan Cerdas, Sehat dan Mengayomi

Iklan 970x250px

Sikapi Pro-Kontra Bandara dengan Cerdas, Sehat dan Mengayomi

Monday, November 18, 2019

Oleh:  Astar Hadi, Mahasiswa Pascasarjana Hukum UNRAM

Mahasiswa Pascasarjana Hukum Unram, Astar Hadi, mengapresiasi aksi demonstrasi penolakan pergantian nama bandara di DPRD NTB yang dilakukan sejumlah elemen dari Lombok sebagai bentuk kebebasan berekspresi (freedom of speech) yang dilindungi Undang-Undang.

Setiap polemik atau pro-kontra, menurutnya, selayaknya ditanggapi dengan kepala dingin dan mengutamakan tujuan kepentingan kemaslahatan publik (the politic for public good). Artinya, setiap elemen masyarakat hendaknya duduk bersama membangun komunikasi yang mungkin ada sumbatan.

Apa yang disampaikan pak Gubernur, Bang Zul Zulkieflimansyah, labjutnya, sudah pada koridor yang semestinya. Beliau mengapresiasi setiap suara publik sebagai domain membangun partisipasi dan komunikasi publik demokratis. Di sisi lain, sebagai Gubernur, Bang Zul juga harus menjalankan keputusan pemerintah pusat sebagai amanat yang harus dijalankan sebagai mana mestinya.

Pun demikian, jika ternyata pergantian nama bandara ini masih menjadi problem bagi sementara kalangan, sebagai pemimpin, orang nomer satu NTB ini tetap berupaya mendorong terbangunnya koordinasi dan komunikasi lintas elemen di NTB sebagai bentuk perluasan ruang publik yang cerdas, sehat dan saling mengayomi.

Bandara yang menjadi polemik saat ini adalah ibarat sebuah rumah yang menjadi milik kita bersama sebagai warga NTB yang seyogyanya kita rawat dengan sebaiknya. Sehingga, baik kita sendiri maupun para tamu yang datang merasa sama-sama nyaman untuk mendiaminya.

Sekali lagi, demonstrasi tetap penting untuk menjaga "sense of crisis" kita bersama terhadap setiap persoalan yang perlu kita sikapi dengan baik dan konstruktif. Dan, substansi terpenting dari semuanya adalah  menjaga dan merawat rumah besar ini dan menghadirkannya sebagai ruang berkreasi dan berkarya produktif bagi kesejahteraan rakyat NTB ke depan. Dengan demikian, kita makin optimis, hadirnya peradaban NTB Gemilang yang kita cita-citakan bersama akan terwujud.