Incinews.net
Minggu, 03 November 2019, 18.41 WIB
Last Updated 2019-11-03T10:41:11Z
HeadlinePemerintahSosial

Pemda Bima Hadirkan 22 Tower BTS, Wujudkan Desa Bebas akses Sinyal



Bima, Incinews.Net- Lebih dari 30 titik lokasi desa di kabupaten Bima yang masih berstatus tanpa sinyal (blank spot area) pada tahun 2016, kini Tahun 2019, telah bisa menikmati akses komunikasi melalui handphone dan beragam perangkat informasi dan komunikasi lainnya.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Bima Fahrurahman, SE, M.Si,di ruang kerjanya mengatakan, pada awal kepemimpinan Bupati Hj. Indah Dhamayanti Putri SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer, tahun 2016, desa-desa pada beberapa kecamatan di Kabupaten Bima yang belum bisa menikmati jaringan komunikasi via telepon genggam dan berimbas pada sulitnya akses komunikasi dan informasi masyarakat pada lokasi-lokasi tersebut, ungkapnya, Jum’at (1/11).

Disebutkan Fahru,tidak butuh waktu lama, masyarakat yang sebelumnya relatif kesulitan mencari akses sinyal hp di lokasi lain dengan letaknya sangat jauh, bahkan memanfaatkan lokasi diketinggian seperti bukit-bukit, menjadi persoalan penting yang harus diselesaikan oleh kedua pimpinan daerah tersebut. “Setahun setelah menjabat, Bupati Bima telah berhasil mendatangkan bantuan Pembangunan Tower BTS untuk mengatasi persoalan lokasi tanpa sinyal di 16 desa”, terangnya.

Lanjut Fahru, Kadis yang sebelumnya menjabat Pelaksana tugas Inspektur Kabupaten Bima ini mengatakan, terkait pembangunan menara telekomunikasi ini, Bupati Bima juga sangat mengapresiasi sikap warga yang dengan ikhlas menghibahkan lahannya kepada pemerintah daerah untuk dijadikan lokasi pembangunan tower BTS tersebut. “Keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan tower BTS, tidak bisa dinafikan. Sebab Kementerian Kominfo mensyaratkan bahwa lahan pembangunan tower merupakan milik pemerintah daerah yang dihibahkan masyarakat”, katanya.

“Beberapa  posisi koordinat pembangunan BTS berada pada lahan lahan milik masyarakat dan atas persetujuan dan tanpa ada unsur pemaksaan, masyarakat menghibahkan lahannya secara ikhlas”, terang Fahru.


 Senada dengan Fahrurahman, Kepala Bidang Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Diskominfostik Kabupaten Bima, Drs. Muhammad Irfan yang langsung meninjau pemasangan perangkat BTS mengatakan, lokasi pemasangan tower baru tersebut menyebar pada 8 kecamatan yakni Kecamatan Tambora sebanyak 4 desa yakni Dusun Mpode Desa Kawinda To’i, Desa Kawinda To’i , Desa Oi Katupa, Desa Oi Panihi dan Desa Kawinda Na’e. Kemudian di Kecamatan Langgudu ada 4 desa, yakni Desa Kawuwu, Desa Sarae Ruma, Desa Dumu dan Desa Sambane. Kecamatan Parado 2 desa yakni Desa Lere dan Desa Kanca. Kecamatan Lambu 2 desa yakni Desa Mangge dan Hidirasa, sedangkan 4 desa lainnya di Desa Poja Kecamatan Sape, Desa Campa Kecamatan Madapangga, Desa Piong Kecamatan Sanggar dan Desa Tolotangga Kecamatan Monta. Jelas Irfan.
                   
“Pekan terakhir Bulan Oktober 2019 ini, Kementerian Kominfo kembali melakukan pendistribusian pembangunan 6 unit tower BTS  untuk Desa Mawu, Desa Talapiti dan Desa Kole di Kecamatan Ambalawi, Desa Pusu dan Desa Waduruka di Kecamatan Langgudu serta Pantai Woro Desa Parado Wane Kecamatan Parado”, Kata Irfan.


 Antusiasme masyarakat menyambut kehadiran peralatan tersebut begitu luar biasa. Mereka berbondong-bondong  membantu pemasangan perangkat BTS. Untuk itu Bupati Bima menginstruksikan dan memastikan jajaran Diskominfostik  terus mengupayakan bahwa program Pemerintah Pusat untuk merdeka sinyal Tahun 2020 bisa terwujud, tutup Irfan. (Inc)