FUI Bima Minta Patung Di Pantai Wane Dibongkar -->

Iklan 970x250px

FUI Bima Minta Patung Di Pantai Wane Dibongkar

Rabu, 23 Oktober 2019


Bima, Incinews.Net- Forum Umat Islam (FUI) Bima memberikan sikap yang jelas terhadap Patung Agama tertentu yang ada di Pantai Wane Desa Tolotangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima.

Asikin Bin Mansyur, S.Pd, selalu ketua FUI Bima mengatakan bahwa setelah dilakukan langkah-langkah klarifikasi dari berbagai pihak maka keberadaan Patung di Pantai Wane, bahwa keberadaan patung- patung di tengah komunitas masyarakat yang beragama muslim (100%), telah melukai aqidah ummat Islam terkhusus ummat Islam di Desa Tolotangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima, Ungkapnya. Rabu (23/10).

"Keberadaan patung- patung tersebut, mencederai kearifan budaya lokal masyarakat Bima dengan kultur masyarakat yang islami", katanya.

Asikin menegaskan, bahwa Patung-patung  harus dibongkar karena Pembangunan hotel yang melingkupi patung-patung tersebut diduga ilegal, dan harus diberhentikan sampai mendapatkan izin resmi, ucapnya.

Ketua FUI juga sangat menyayangkan sikap Kombes. I Gusti Putu Gede Ekawana Prasta  (mantan Kapolres Kabupaten Bima) yang patut diduga sbagai pemilik hotel serta patung-patung tersebut, sebagai pejabat POLRI, tetapi melakukan kegiatan mengabaikan hukum, terangnya.

Asikin tidak lupa menyampaikan permintaan Bupati Bima, untuk bertindak tegas dan adil dalam meyelesaikan persoalan keberadaan patung-patung, kemudian "segera membongkar patung-patung dan melarang kegiatan pembangunan hotel di lokasi tersebut, agar tercipta Bima yang RAMAH dan kehidupan masyarakat yang rukun dan damai, tutup Asikin. (Inc)