Satu Tahun Zul-Rohmi, Ini Penjelasan Gubenur NTB, Kapolda dan MUI -->

Iklan 970x250px

Satu Tahun Zul-Rohmi, Ini Penjelasan Gubenur NTB, Kapolda dan MUI

Sabtu, 21 September 2019

Mataram, incinews.net- Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Nana Sudjana AS, MM saat menghadiri kegiatan diskusi terbatas Harian Suara NTB dengan tema “Satu Tahun Zul-Rohmi Membangun Kebersamaan Untuk NTB Gemilang” mengatakan bahwa Polda NTB akan menjamin keamanan dalam keberagaman, Kamis (19/9/2019).

Kegiatan yang dilaksanakan di kantor surat kabar harian Suara NTB itu diikuti oleh Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah, Wagub Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, Danrem 162/WB, Kajati, Ketua MUI, FKUB, Walubi, PITI-Matakin, Akademisi dan praktisi.

Kapolda NTB menyampaikan bahwa soliditas dan sinergitas Forkopimda yang sudah berjalan baik ini agar terus diperkuat. “Berbagai permasalahan yang terjadi dapat kita kelola karena adanya soliditas dan sinergitas Forkopimda seperti saat ini dengan efektifnya Satgas Karhutla, PETI, Pangan maupun Pemilu dan Pilkada,” kata Irjen Pol Nana Sudjana.

Lanjutnya, Polda NTB telah siap dalam segala aspek pengamanan di wilayah NTB. Kami menjamin keamanan wilayah NTB untuk mendukung program-program pemerintah.

Disamping peran aktif Polri, Kapolda NTB juga menjelaskan tentang peran dan keterlibatan masyarakat untuk memajukan NTB dalam keberagaman, khususnya faktor keamanan yang menjadi syarat untuk pembangunan suatu daerah. “Keberagaman adalah aset kemajuan yang memiliki potensi dan keahlian sehingga bila kita bersatu padu dalam bingkai kebersamaan, dapat membangun Bumi Gora ini,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur meyampaikan, terkait ide-ide baru 'to out the box' dalam membangun NTB dan mensejahterakan rakyat. Satu tahun mulai berjalan untuk mencapai NTB Gemilang,  "yakni dengan, program pengiriman 1000 putera-puteri terbaik NTB yang menimba ilmu pasca sarjana di luar negeri, Industrialisasi (smelter industri, lapangan pekerjaan),  Zero Waste (pengelolaan sampah), Pengembangan Pariwisata (KEK Mandalika, Sirkuit MotoGP, pengembangan pulau-pulau, Gunung Rinjani dan Tambora sebagai Geo Park, Wisata Halal, dll), pembangunan megaproyek Kawasan Samota, Bendungan Meninting, Sila, Kareke, Pembangunan SDM berdaya saing, Rumah Bahasa, Direct Flight Perth-Lombok, Kapal Fery Surabaya-Lombok," paparnya.

Sementara, Ketua MUI menyampaikan bahwa harus ada Perda tentang kehalalan produk makanan, kosmetika dan masalah-masalah yang akan muncul. "Harus ada perda tentang produk halal," ungkapnya. (Inc)