Incinews.net
Selasa, 26 Februari 2019, 07.35 WIB
Last Updated 2019-02-26T08:30:50Z
MataramSepeda

Lari Marathon Terekstrim di Asia Pacific Digelar di Pulau Sumbawa


Jakarta,incinews.net: Sebelum para pelari merasakan panorama indah di Pulau Sumbawa pada Mei mendatang, mereka pre launching terlebih dahulu dengan berlari keliling sekitaran Senayan, Jakarta Pusat.

Puluhan peserta berlari sejauh sekira lima kilometer sesuai dengan rute yang telah ditentukan. Bertolak dari gedung TVRI, para peserta berlari menuju Jalan Gerbang Pemuda ke Jalan Asia Afrika.

Setelah mengikuti kegiatan ini, nantinya mereka akan diuji dengan berlari ultramarathon sejauh 320 kilometer dalam kegiatan Ultramarathon Kompas Tambora Challenge 2019 yang kembali bergulir di bulan Mei.

Keindahan jalur lari dengan kelok-keloknya, melewati perbukitan dengan elevasi yang ekstrem, pemandangan savana yang hijau, hingga kuda dan sapi yang bebas melintas di ruas jalan menjadi daya tarik sendiri nantinya.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah yang hadir  pada kegiatan tersebut menyampaikan kesiapan NTB menjadi tuan rumah Signature Event NTB 2019. " Kami juga akan mengajak seluruh komponen masyarakat tidak hanya pasif menonton, namun masyarakat kami akan menyediakan hadiah khusus untuk para pelari" ujar Gubernur.

"Lari Marathon ini menempuh jarak 320 KM. Ya, 320 KM, mulai dari Poto Tano dan Finish di Doro Ncanga Dompu di Lereng TAMBORA,"kata Gubernur.

Perserta akan menempuh jarak yang jauh, sehingga peserta lari nya siang dan malam. "Peserta harus berhenti untuk tidur, sholat, makan dan minum, di butuhkan strategi yang hebat untuk menang,"sebutnya.

"Dalam berlari tidak hanya sekedar berlari, namun ada pembelajaran di dalamnya untuk menaklukkan tantangan, menaklukkan diri sendiri. Mudah-mudahan dengan adanya event ini masyarakat kami akan belajar banyak dari para pelari" tutup Gubernur.(inc)