Positif Corona di NTB Bertambah Jadi 21 Orang, Sebagian Sudah Sembuh

Iklan 970x250px

Positif Corona di NTB Bertambah Jadi 21 Orang, Sebagian Sudah Sembuh

Friday, April 10, 2020

Foto: ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, H. Lalu Gita Aryadi. (O'im)

Mataram, incinews.net: Perkembangan Kasus virus Corona atau Covid-19 yang menimpa masyarakat di NTB terus bertambah.

Berdasarkan hasil test swab yang dilakukan oleh Laboratorium Biomedis RSUD Provinsi NTB, bahwa hari Kamis tertanggal 9 April 2020, pukul 17.30 Wita, tercatat telah menerima konfirmasi 11 PDP positif Covid-19.

“Terdiri dari 6 orang PDP positif yang sudah diumumkan di website gugus tugas nasional, dan 5 orang sudah mendapat notice dari pusat namun belum diumumkan di website gugus tugas nasional,” jelas Sekda NTB yang juga ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, H. Lalu Gita Aryadi, Kamis (9/4/2020).

Tersedianya peralatan Laboratorium Biomedis RSUD Provinsi NTB yang diberi kewenangan oleh Kemenkes RI untuk melakukan pemeriksaan swab atau sampel Covid-19 secara mandiri, maka pemeriksaan terhadap hasil sampel saat ini tidak perlu lagi dilakukan di Surabaya, sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama lagi untuk mendapatkan hasil.

"Dengan munculnya hasil 11 kasus terkonfirmasi ini, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini sebanyak 21 orang. 2 orang meninggal dunia. 2 orang telah sembuh dan telah pulang ke rumah masing-masing, sedangkan 17 orang masih dalam perawatan dengan kondisi klinis semakin membaik, menunggu hasil tes negatif 2 (dua) kali untuk bisa dipulangkan," paparnya.

Sehingga, sambung ia, dengan hasil tes laboratorium yang semakin cepat, maka pasien yang terkonfirmasi covid-19 bisa semakin banyak. Dengan informasi ini maka semua bisa semakin
tanggap melakukan langkah-langkah antisipasi secara bersama dalam pencegahannya.

Selain itu, kata H.Lalu Gita, pasien yang terkonfirmasi positif juga dapat segera diberi tindakan penanganan medis yang tepat dan sesuai, sehingga segera sembuh dan bisa dipulangkan.

"Diharapakan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang, mengikuti himbauan dari pemerinta," ajaknya. (red)